Ridwan Mukti Diminta Jangan Setengah Hati serahkan Aset Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU – Kondisi Pasar Inpres Blok A dan B yang kian semrawut dan tak tertata serta nyaris ambruk dimakan usia, membuat para pedagang geram terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musirawas dan Pemerintah Kota (Pemkot)Lubuklinggau.

Pasalnya, karena tidak terjalinya hubungan harmonis antara kedua pemerintahan tersebut, buktinya aset Pasar Inpres tak kunjung diserahkan dinilai merugikan masyarakat banyak.

“Kita meminta Bupati Musirawas Bapak Ridwan Mukti, jangan setengah hati menyerahkan aset ke Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe, karena sekarang yang merasakan dampaknya kami pedagang ini,” pinta Ketua Serikat Pedagang Kaki Lima (SPKL) Lubuklinggau Junaidi kepada Kabar Sumatera,Selasa (26/1).

Dikatakan Junaidi, Pasar Inpres Lubuklinggau saat ini sangat semrawut dan bangunan yang sudah tak layak huni,karena sudah puluhan tahun tak tersentuh pembangunan,terutama Blok B yang saat ini sebagian bangunan sudah ambruk.

Dikhawatirkan,lanjut dia, bangunan pasar Blok A dan B ambruk menimpah ratusan pedagang yang mencari nafkah,dan menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Akibat ketidakharmonisan kedua pemerintahan,menurutnya, rakyat kecil yang menjadi korban,salah satunya pasar inpres tak bisa diperbaiki,padahal bangunan sudah tak layak huni.

“Kalau ambruk kemudian ada korban jiwa dan lainya, siapa yang mau bertanggungjawab, sedangkan itu sudah tidak layak lagi, karena itu kami berharap di akhir masa jabatan Bupati Mura Ridwan Mukti, jangan setengah hati lagi menyerahkan pasar ini ke Pemkot, kasianilah pedagang-pedagang disini,” harapnya.

SPKL Lubuklinggau mendesak penyerahan aset tersebut ke Pemkot Lubuklinggau, sehingga bisa dibangun dan mendukung Visit Lubuklinggau 2015, jadi jangan sampai masyarakat mendukung tapi pemerintah Mura dan Lubuklinggau tidak sinkron,dan tidak harmonis.

“Kalau terjadi gempah, jelas yang dikorban masyarakat banyak, terutama pedagang Kota Lubuklinggau, akibat tidak diserahkanya pasar ke Pemkot, dan dampak buruk keegoan pemimpin-pemimpin kita terutama Bupati Musi Rawas,”jelasnya.

 

TEKS        : SRI PRADES

EDITOR    : FJ ADJONG

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *