Heboh, Empat Lawang Akan Masuk ke “Sumatera Tengah”

Tugu Emass Salah satu Icon Kab Empat Lawang

Tugu Emass Salah satu Icon Kab Empat Lawang. | Dok KS

EMPAT LAWANG – Sejumlah warga Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten, Empat Lawang, mulai heboh memperbincangkan adanya wacana pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) yaitu Provinsi Sumatera Tengah (Sumteng).

Apalagi, dalam rencana pemekaran itu, disebut-sebut Empat Lawang masuk dalam bagian wilayah Sumteng jika terbentuk.

Informasi dihimpun Kabar Sumatera menyebutkan, rencana pemekaran Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) membuahkan DOB Sumatera Tengah mulai ramai.

Disebutkan beberapa kabupaten/kota bakal terlibat yaitu Kota Lubuk Linggau sebagai Ibukota, kemudian Empat Lawang, Musirawas, Muratara dan Rejang Lebong Provinsi Bengkulu.

Masalah ini menjadi pertanyaan di kalangan masyarakat, sebab, sebagai daerah berusia baru tujuh tahun dimekarkan dari Kabupaten Lahat, masyarakat Empat Lawang hanya berharap kemajuan pembangunan.

“Katanya mau ada Sumatera Tengah, Ibukotanya Lubuk Linggau. Ya, asal jangan jadi alasan mengejar kekuasaan saja,” cetus Ismail (40), warga Tebing Tinggi.

Beberapa tanggapan muncul, Hasan (65), tokoh masyarakat Desa Kota Gading, Kecamatan Tebing Tinggi. Menurutnya, sudah wajar jika Kota Lubuk Linggau dijadikan Ibukota Provinsi, sementara daerah sekitarnya seperti Kabupaten Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Empat Lawang, termasuk Kabupaten Rejang Lebong dijadikan satu provinsi.

“Dan sebagai masyarakat Kabupaten Empat Lawang tentu kami sangat mendukung terbentuknya provinsi baru dimaksud,” kata Hasan.

Sebab, kata Hasan, hal ini adalah tuntutan kebutuhan menyusul terus berkembangnya Kota Lubuk Linggau dan daerah Kabupaten di sekitarnya. Sehingga wacana pembentukan Provinsi baru bukanlah berdasarkan gejolak politik namun ini adalah suatu kebutuhan pelayanan ke masyarakat.

“Kalau kami yang sudah tua ini tentu berharap jika nanti pembentukan Provinsi baru dengan Ibukota Lubuk Linggau dapat terwujud,” katanya.

Namun demikian, kata Hasan, harus waspada juga jangan sampai keinginan masyarakat itu dimanfaatkan oleh segelintir orang demi mencapai ambisi jabatan dan keuntungan pribadi, sehingga pada akhirnya masyrakat juga yang dirugikan.

Senada itu, Seketaris Desa (Sekdes) Kota Gading, Hendra . Dia mengaku siap mendukung upaya pemekaran Provinsi Sumatera Selatan. Selama untuk kebaikan dan menuju hidup masyarakat yang lebih makmur, Ia berpendapat hal tersebut sah-sah saja.

Dirinya mengaku pernah mendengar cerita kawan-kawannya sesama perangkat Desa di Empat Lawang, Rata-rata mereka mendukung upaya pemekaran itu, sebab jika benar itu terjadi masyarakat Empat Lawang itu juga yang diuntungkan.

“Kalau rata-rata perangkat desa saya ketahui setuju, bahkan diantaranya sanggup mengumpulkan tanda tangan warganya sebagai bentuk dukungan itu,”tukasnya.

Munculnya wacana pemekaran DOB Provinsi Sumteng mendapat tanggapan beragam, ada yang setuju namun tak sedikit juga menolak. Penilaian warga dengan pemekaran wilayah, jangkauan pemerintah dalam pengawasan dan pemerataan pembangunan lebih efektif dan maksimal.

Namun, menolak jika wacana pemekaran hanya dimanfaatkan oknum untuk membagi-bagi jabatan saja.

 

TEKS        : SAUKANI

EDITOR    : FJ ADJONG




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *