Bupati Lahat Apresiasi Pengrajin Batu di Lapas

Lahat – Menjamurnya perajin batu akik untuk dibuat perhiasan di Kabupaten Lahat ini menjadikan rejeki bagi pembuatnya. Dari bahan baku yang ada di sekitar bisa menghasilkan uang sehingga tidak heran banyak pengrajin batu akik dadakan.

Tidak kalah ketinggalan adanya musim batu akik ini juga bisa dinikmati para penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelurahan Kota Negara Lahat yang ternyata bisa dijadikan penghasilan tersendiri untuk lembaga ini.

Seperti halnya kemarin (26/1) usai memimpin rapat koordinasi dengan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lahat di Opsroom Pemkab Lahat, Bupati Lahat H Saifudin Aswari Riva’i SE beserta rombongan, berkenan meninjau langsung pembuatan batu akik yang kebanyakan dibuat dalam bentuk cincin.

Bupati Lahat langsung tertarik dengan hasil yang dibuat oleh pengrajin ini dan tidak henti-hentinya memuji hasil kinerjanya ini.

”Hasilnya bagus sekali saya sangat tertarik dengan batu ini, saya minta terus diproduksi sebanyak-banyaknya dan nanti kita akan kita jadikan souvenir untuk para tamu yang datang ke Lahat,” ujarnya.

Untuk produksi pertama hasil jadi Batu akik ini dibeli langsung Aswari dan untuk selanjutnya orang nomor satu yang memimpin Kabupaten Lahat untuk periode kali ke dua ini, berjanji akan datang lagi untuk membeli batu akik yang dihasilkan narapidana ini setiap satu bulan sekali.

”Saya akan datang setiap bulan, sebab batu akik ini bagus untuk kita kumpulkan dan nantinya untuk dipamerkan dalam kegiatan event-event baik di Kabupaten Lahat maupun di luar kabupaten Lahat,” tukasnya seraya membayar seluruh batu akik yang sudah jadi dengan harga Rp10.000/ batu akik.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindak)Kabupaten Lahat Fikriyansyah, SE.MM mengatakan, Pemerintah Kabupaten Lahat melalui Dinas Perindustrian telah membantu pengadaan peralatan pembuatan batu akik untuk para perajin di Lembaga ini.

”Peralatan seperti mesin grinda dan mesin potong sudah kita bantu dan diharapkan dari empat unit yang dikirim nantinya akan mencetak para pengrajin lainnya, jadi satu dengan yang lainnya saling mengajarkan kepada calon pengrajin lainnya,” ucapnya.

Selain pembuatan cincin batu akik juga lembaga ini membudidayakan ternak jangrik dan paket B.

Di akhir kunjungan ke Lapas Sukaratu ini Bupati berpesan jika lembaga ini membutuhkan lahat untuk tembat rehabilitasi pengguna Narkoba dan Pondok Pesantren atau untuk tempat lainnya sudah disiapkan tanah pribadi dan nantinya akan dihibahkan untuk Lembaga Pemasyarakatan.

”Jika diperlukan saya akan musyawarahkan dengan keluarga untuk menghibahkan tanah guna keperluan Lembaga ini, tanahnya seluas 4 Ha, dan silahkan nanti survey, nantinya saya berharap bisa dijadikan tempat rehabilitasi pengguna Narkoba atau juga bisa untuk pondok pesantren dan Lainya,” jelas Aswari.

 

TEKS         : JUMRA ZEFRI

EDITOR     : FJ ADJONG




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *