Pasokan Gas Elpiji 3Kg Mulai Berkurang

Ilustrasi Tabung Gas Elpiji | Dok KS

Ilustrasi Tabung Gas Elpiji | Dok KS

INDERALAYA – Pasokan gas elpiji 3 kg di Kabupaten Ogan Ilir (OI), nampaknya mulai berkurang. Kurangnya pasokan tersebut disinyalir berpenyaruh dengan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), beberapa waktu lalu oleh pemerintah.

Penurunan stok tabung gas elpiji tersebut, terjadi di agen gas elpiji PT Imam Makmur Abadi, di Jalan lintas Indralaya-Prabumulih Km 32 Kelurahan Timbangan, Kabupaten Ogan Ilir (OI). Di agen tersebut, pengurangan stok tabung tidak main-main yakni

sebesar 500 tabung gas elpiji per hari. “Ya, biasanya kami dapat 1600 tabung per hari. Namun sekarang sudah ada pengurangan sekitar 500 tabung,” ujar Sulaiman, agen pengelola

tabung gas PT Imam Makmur Abadi, kemarin.

Menurut Sulaiman, setiap hari, ada sekitar lima hingga enam kendaraan jenis pick-up mengantarkan gas elpiji ke agennya. Namun, sejak sejak satu minggu terakhir hanya dua mobil yang masuk. “Itu pun, cuma mengangkut sebanyak 1.120 tabung gas elpiji ukuran 3 kg.

Pertabungnya dijual dengan harga Rp 13-14 ribu pertabung,” katanya.

Sedangkan, untuk tabung gas elpiji berukuran 12 kilogram masih dalam kategori stabil alias tidak mengalami pengurangan. Padahal, pelanggan di 16 kecamatan, cenderung lebih memilih tabung gas berukuran 3 kg. “Banyak pelanggan membeli dalam jumlah banyak antara 40-50 tabung, yang didominasi pelanggan rumah makan. Sedangkan, di Kabupaten OI,

jumlah rumah makan mencapai ratusan,” ujar Sulaiman seraya mengatakan hal itulah yang menjadi kendala jika stok tabung gas elpiji mengalami kekurangan.

 

TEKS      : JUNAEDI ABDILLAH

EDITOR  : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *