KPAI Palembang : Terlantarkan Anak Itu Kejahatan Luar Biasa

– Terkait Oknum Guru Telantarkan Anak

PALEMBANG – Adanya laporan bahwa, ada seorang oknum guru Sekolah Menengah Atas (SMA) 13 Palembang inisial AY, yang tega menelantarkan anaknya ditanggapi serius oleh, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Palembang, Adi Sangaji, Jumat (23/1).

“Laporannya sudah masuk 2014 lalu, penelantaran anak itu merupakan kejahatan luar biasa,”ungkapnya, Jum’at (23/1).

Adi mengatakan, oknum guru tersebut memang sudah bercerai dengan suaminya inisial ME, untuk hak asuh ke tiga buah hati mereka jatuh kepada AY. Baca  : Oknum Guru Diduga Terlantarkan Anak Kandungnya

“Nah, dalam perjalanan hak asuh anak, AY sering meninggalkan anaknya pergi dan pulang sampai malam. Yang menyebabkan anaknya terbengkalai, hingga sakit dan tidak bisa sekolah,”bebernya.

Adi mengaku, pihaknya sudah pernah melakukan mediasi antara ME dan AY, terkait hak asuh anak tersebut. Namun, dalam proses mediasi, AY tetap melakukan kesalahan yang sama yakni menelantarkan anaknya.

“Sehingga ME mengajukan untuk pengalihan hak asuh anak mereka jatuh kepadanya. Kalau dari KPAID mempersilahkan, karena penelantaran anak itu merupakan kejahatan yang luar biasa,”akunya.

Tapi, kata Adi, untuk peralihan hak asuh dari ibu kepada bapak itu, melalui proses Pengadilan. Kalau saran KPID, siapapun yang menelantarkan anak, hak asuh harus di alihkan.

“Saya dengar sudah berapa kali proses sidang berlangsung, tapi belum keluar hasil finalnya. Kita tunggu saja,” tutupnya.

 

TEKS     : ALAM TRIE MARSATA

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *