8 Pemalak Truk Batu Bara Diamankan

INDERALAYA – Karena dianggap mengganggu ketertiban umum dan sempat memacetkan arus lalu lintas, delapan warga dari puluhan warga yang melakukan pemalakan kendaraan truk batubara yang melintas di Jalan lintas Inderalaya-Prabumulih Km  40 Kecamatan Inderalaya Utara Kabupaten Ogan Ilir (OI) diamankan petugas Polres OI, Kamis (22/1) sekitar pukul  22.00 Wib.

Kedelapan warga yang diamankan tersebut yakni Edi Harpandi (35) Warga Desa Parit, Zulkifli (45) Warga Desa  Lorok, Abu Candra Yazid (25) Warga Komplek Desa Permata Baru , Mursalan (46) Warga Komplek Desa Permata Baru, Almar Firnando (22) Warga Desa Payakabung, Sugianto (21) Warga Desa Bakung,  Andi Efendi (29) Warga Desa Bakung dan Harjayanto (45) warga Desa Payakabung, semuanya  warga Kecamatan Inderalaya Utara.

Kapolres Ogan Ilir (OI) AKBP Asep Jajat Sudrajat melalui Kasat Reskrim AKP Dhafid S dan Kanit Pidum IPDA Marwan SH mengatakan, penangkapan kedelapan warga, pada malam  itu lantaran tengah melakukan pemalakan kendaraan truk batubara yang melintas di Jalur Inderalaya-Prabumulih Km 40 Kecamatan Inderalaya Utara.

Lanjutnya, akibat aksi warga tersebut, selain mengganggu ketertiban umum, juga menimbulkan kemacetan arus lalu lintas  dari simpang Desa Purnajaya sampai Desa Parit atau sekitar 2 km .

“Ya, akibat ulah pemalak, lalulintas sempat macet 2 km. Ini sangat mengganggu, makanya kita tangkap,” paparnya.

Menurut  kedelapan warga, aksi yang dilakukannya ini , karena perusahaan batubara belum ada kompensasi kepada masyarakat Ogan Ilir.

”Jalan ini setiap hari dilintasi oleh kendaraan truk batubara hingga menimbulkan kemacetan, dan selama ini para sopir tidak peduli terhadap warga, makanya kami lakukan pemalakan minta upeti sebagai bentuk konpensasi,’’ ungkap delapan warga kepada petugas yang melakukan pemeriksaan.

 

Teks    : Junaedi Abdillah

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *