Madrasah di Palembang Pakai Dua Kurikulum

Siswa MIN 1 Palembang | Dok KS

Ilustrasi | Dok KS

PALEMBANG – Pemberhentian Kurikulum 2013 (K-13) dan kembali ke Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) atau Kurikulum 2006, ternyata tak terlalu membawa pengaruh di lingkungan madrasah. Berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 207 Tahun 2014 mengenai Kurikulum Madrasah, Madrasah menganut dua kurikulum sekaligus.

Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 2 Palembang  Dra. Hj. Yeni Sufriyani, M.Pd.I mengatakan, untuk mata pelajaran (Mapel) Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab, tetap menggunakan K-13. Sedangkan mapel umum diterapkan dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pelajaran (KTSP).

“Pelajaran umum, sebelumnya sudah menerapkan K-13 untuk kelas tujuh. Dengan adanya permintaan pemerintah untuk menarik kembali K-13, kami pun mengikuti itu, karena baru semester satu,” katanya kepada Kabar Sumatera, belum lama ini.

Kesulitan yang dialami  sejumlah guru, menurut Yeni selama ini pada sistem  penilaian saja, dimana penilaiannya untuk satu siswa dilihat dari berbagai sisi, dan bukan hanya melihat dari kognitifnya saja. “Penilaian dalam K-13  mencapai 8 lembar, sedangkan disini tiap kelas banyak siswanya, akan tetapi kami tetap siap, karena K-13 pada dasarnya sangat bagus,” katanya.

Pada K-13 menurut Yeni siswa juga lebih semangat belajar. “Setiap pembelajaran di K-13 menggunakan alat peraga, walaupun sederhana, tetapi guru lebih kreatif dan siswa semakin aktif,” paparnya.

“K-13 kami nilai lebih baik untuk ditarapkan, kami juga ingin menciptakan ilmu yang berkarakter, terutama pada mapel PAI dan Bahasa Arab,” ujarnya.

Yeni  menegaskan, pihaknya tetap mengikuti apa yang sudah menjadi keputusan pemerintah. “Kebijakan pemerintah ini pasti memiliki manfaat positif bagi dunia pendidikan, jika harus kembali ke KTSP, tetap mengajar apa yang pernah dijalankan sebagai pengalaman,” pungkasnya.

TEKS     : ANDI HARYADI

TEKS    : IMRON SUPRIYADI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *