Terkait PT Mayora, Masyarakat tuding Komisi III DPRD Banyuasin “Asbun”

BANYUASIN – Komisi III DPRD Banyuasin dituding asal Bunyi ( Asbun) terkait permasalahan izin PT Mayora  di Kelurahan Sukomoro, Kecamatan Talang Kelapa, kabupaten Banyuasin.

Menurut Sani, salah seorang tokoh masyarakat Talang kelapa, dirinya menyesalkan para anggota Komisi III DPRD Banyuasin yang asal bunyi alias asbun saat rapat bersama mitranya di ruang rapat Komisi III, Selasa (20/1).

Menurut Sani, beberapa anggota dari komisi itu menuding perusahaan tersebut tidak layak diberikan izin di daerah itu, karena melanggar  Perda No 12 Tahun 2012, tantang tata  ruang .
Di samping itu, perusahaan tersebut, menurut mereka, tidak boleh diizinkan karena merupakan perusahaan besar karena memiliki lahan mencapai 12,9 hektar.

“Coba ditalaah dulu apa yang dimaksud perda itu, baru berbicara,. jangan asal ngomong saja,” kata Sani kesal

Di samping itu, kata Sani,  PT Mayora tidak pernah melakukan kegiatan apa pun di wilayah Talang Kelapa, namun yang ada PT TFJ, yang akan membangun sebuah pabrik, bukan Mayora. Dan mereka sudah punya niat baik telah mengajukan permohonan izin

Lalu kalau tempat pengajuan pabrik itu tidak sesuai dengan tataruang sejak kapan, mengingat di wilayah itu merupakan salah satu tempat indistri makanan dan minuman.

 

TEKS       : DIDING KARNADI

EDITOR   : FJ ADJONG

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *