Booking.com

Sudah Hampir “Finish”, PLTS Sukawinatan Tinggal Pasang Panel Listrik

Rencana pemindahan lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kabupaten Empat Lawang, belum terealisasi.

Ilustrasi | Dok KS

PALEMBANG – Proses pengerjaan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS), Sukawinatan sudah tahap akhir yakni pemasangan panel listrik. Namun, pengelolaannya baru bisa di ambil alih Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akhir tahun 2015 mendatang.

Project Manajer PT Pasadena Engineering Indonesia (PEI) Musanap mengatakan, komisioning atau pengoperasian PLTS kemungkinan akan di jalankan April atau Mei mendatang. Tapi, pihaknya selaku kontraktor akan tetap mendampingi selama 5-8 bulan, sesuai kontrak yang ada.

“Akhir 2015 pengelolaan baru bisa di serahkan sepenuhnya ke Pemkot Palembang melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD),” katanya, belum lama ini.

Musanap mengaku, selama pendampingan, pihaknya akan memberikan training atau pelatihan terkait pengoperasian, pemeliharaan, dan perbaikan kerusakan pada mesin dan lainnya.

“PLTS ini kan yang pertama di Palembang, jadi tata cara dan aturan pengoperasian harus benar-benar teliti. Jika tidak, mesin bisa cepat rusak,” katanya.

Ditanya, berapa banyak kebutuhan karyawan untuk pengoperasian PLTS ? Musanap menjawab, sekitar 16 orang petugas yang akan dibagi dalam dua sift, dimana setiap sift terdapat 8 petugas.

“Jadi, pengoperasiannya pagi sampai malam,” ulasnya.

Kita ketahui, mesin untuk operasi PLTS ini didatangkan langsung dari Spanyol dengan menelan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Pemerintah Pusat sekitar Rp 21 miliar.

 

TEKS       : ALAM TRIE MARSATA

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL

 




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com