Pelaksanaan UN Tunggu Penerbitan POS

Ilst. UN | Net

Ilst. UN | Ist

EMPAT LAWANG – Sistem penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/MA/SMK sederajat di Kabupaten Empat Lawang akan digelar mulai 13 – 15 April 2015. Namun, sistem penyelenggaraan masih menunggu penerbitan Prosedur Operasional Standar (POS) dari Kemendikbud. Demikian dikatakan Kadisdik Empat Lawang, H Agusni Effendi terkait sistem penyelenggaraan UN tahun 2015, belum lama ini.

Menurut Agusni, sistem pelaksanaan UN dengan sistem yang berbeda dengan tahun sebelumnya akan segera diumumkan kepada masyarakat luas, hasil UN hanya sebagai pemetaan keberhasilan sekolah dan bukan merupakan syarat kelulusan siswa.

Ditegaskannya, sesuai UU Sisdiknas (Sistem Pendidikan Nasional) tahun 2003 menyebutkan, kelulusan seorang anak didik adalah kewenangan sekolah dan  bukan kewenangan pemerintah seperti terjadi selama ini. Sementara berdasarkan Permendikbud (Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan) No 66 tahun 2013 tentang Ujian Nasional atau disebut UN adalah kegiatan pengukuran kompetensi tertentu yang dicapai peserta didik dalam rangka menilai pencapaian Standar Nasional Pendidikan digelar secara nasional.

Oleh karenanya kata Agusni, melalui sistem UN bukan sebagai syarat kelulusan, maka seluruh sekolah di tanah air mulai jenjang atau satuan pendidikan SMA/MA/SMK maupun SMP/MTs/SMPLB sederajat di tanah air mempedomani ketentuan dimaksud serta memberikan penilaian jujur dan transparan terhadap peserta didik.

“Kelulusan peserta UN nantinya ditentukan sekolah dan segenap masyarakat atau berbagai kalangan juga harus mengakui hasil dicapai para siswa dengan catatan keberhasilan atau hasil ujian akhir berstandar nasional akan dievalusi,” tegas Agusni, kemarin (20/1).

Agusni mencotohkan, sepakatnya dengan penilaian kelulusan ini, sebuah perusahaan, siapa yang tau akan kebaikan dan keburukan karyawan ya tentunya pimpinannya. Nah begitu juga dengan sekolah, yang tau siswa tersebut dapat dinyatakan lulus atau tidaknya ya pihak sekolah bukan hasil ujian nasional selama ini. “Guru lebih tau anak didik lulus atau tidak, untuk itu kita masih menunggu prosedurnya,” tukasnya.

 

TEKS      : SAUKANI

EDITOR   : JUNAEDI ABDILLAH

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *