Polres Prabumulih Gelar Apel Pasukan

Kapolres Prabumulih menyematkan tanda dimulainya operasi  lilin tahun 2014 | Dok KS

Kapolres Prabumulih menyematkan tanda dimulainya operasi lilin tahun 2014 | Dok KS

PRABUMULIH – Pelaksanaan perayaan Natal dan Tahun Baru tinggal beberapa hari lagi,
Polres Prabumulih menggelar Apel Siaga Operasi Lilin tahun 2014, mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan yang selama pelaksaan perayaan Natal dan Tahun 2014. Apel Siaga Operasi LIlin 2014 dilaksanakan di halaman Polres Prabumulih, diikuti Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya, MM, Kejari, Ketua Pengadilan, Koramil, Danyion Zipur serta kepala SKPD dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Kapolres Prabumulih Denny Yudho Putro, SIk mengatakan, apel gelar pasukan yang diselenggarakan secara serentak jajaran Kapolda di seluruh Indonesia, merupakan salah satu tahapan manejerial penting dalam rangka melakukan pengecekan terhadap kesiapan akhir pelaksanaan operasi.

Kesiapan dimaksud, baik pada aspek personel, materiil, sarana prasarana serta perlengkapan pendukung lainnya, termasuk melibatkan pihak TNI dan seluruh stokeholders terkait beserta mitra kamtibmas lainnya pada pengamanan Hari Raya Natal 2014 dan Tahun Baru 2015, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan perayaan pergantian tahun dengan aman, nyaman, tertib dan lancar.

Seperti diketahui perayaan Natal merupakan momentum religius yang diperingati setiap tahunnya oleh umat Kristiani di seluruh dunia, demikian juga tahun baru sudah menjadi tradisi masyarakat untuk menyambut saat pergantian tahun dengan bermacam kegiatan yang penuh suka cita.

Dengan adanya perayaan kedua event tersebut tentunya membawa dampak yang siginifikan terhadappeningkatan aktivitas masyarakat di pusat-pusat keramaian, seperti area perbelanjaan, tempat ibadah serta sarana rekreasi dan hal ini akan berimplikasi munculnya berbagai gangguan kamtibmas dan permasalahan di bidang keamanan, keselamatan dan kelancaraan lalu lintas.

Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi, gangguan kamtibmas yang terjadi diseluruh Indonesia pada pelaksaan operasi lilin tahun 2013 mengalami penurunan sebesar 39,2% dari 3.150 kasus pada tahun 2012 menjadi 1.915 kasus pada tahun 2013, kejahatan konvensional mengalami penurunan sebesar 35.4% dari 789 kasus pada tahun 2012 menjadi 510 kasus pada tahun 2013.

Selanjutnya penurunan kecelakaan terjadi pada tahun 2013 yaitu 1,7% dari 2.140 kejadian pada tahun 2012 menjadi 2.104 kejadian pada tahun 2013. Namun ke depan, perlu diantisipasi secara lebih baik, karena jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas mengalami peningkatan sebesar 17% dari 459 orang pada tahun 2012 menjadi 538 orang pada tahun 2013.

 

TEKS   : IRSAN MATONDANG




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *