APBD Kota Palembang Rp 3,1 Triliun

Rapat paripurna pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Palembang tahun 2015 | Dok KS

Rapat paripurna pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Palembang tahun 2015 | Dok KS

PALEMBANG – Rapat paripurna pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Palembang tahun 2015, yang berlangsung, Selasa (23/12) mendapat beberapa catatan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palembang.

Juru Bicara (Jubir) Komisi II, Adi Afriansyah mengatakan, pihaknya berharap, Pemkot Palembang bisa lebih awal menyampaikan Rancangan APBD. Sehingga, pengerjaan dan pembahasan APBD bisa lebih cepat di selesaikan.

“Kami sarankan kepada PT Patrarok, dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat untuk menstabilkan harga pasar, apalagi dengan adanya penambahan modal sebesar Rp 7 miliar,” katanya, saat menyampaikan laporan APBD, dalam rapat paripurna pengesahan APBD Kota Palembang.

Selain itu, sambungnya, PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) dapat meningkatkan, pelayanan kepada masyarakat dibidang transportasi. Karena, penambahan penyertaan modal bertambah Rp 49 miliar.

“Dengan adanya penambahan modal, seharusnya pelayanan dan kinerja harus lebih ditingkatkan lagi, untuk kemajuan dan pemerataan pembangunan Kota Palembang,” pintanya.

Menanggapi hal itu, Plt Wali Kota Palembang, Harnojoyo mengatakan, pihaknya berjanji akan lebih memaksimalkan kinerja BUMD maupun SKPD di lingkungan Pemkot Palembang.

“Kedepan pengawasan terhadap kinerja SKPD dan BUMD akan lebih kami tingkatkan. Kami juga akan berusaha untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) baik dari retribusi maupun pajak,”katanya.

Sambung Harnojoyo, APBD Kota Palembang tahun 2015, belum meningkat dari tahun 2014. Karena, saat ini sesuai standar akuntansi harus berbasis aktual. Jadi target APBD tidak terlalu jauh dari estimasi pendapatan.

“Kalau tidak tercapai, maka akan tercatat sebagai hutang. Jangan tinggi-tinggi, kalau memang ada peningkatan yang baik di APBD induk, kita akan ubah pada APBD perubahan. Sehingga tidak terhutang. Untuk APBD 2015 disahkan sebesar Rp 3,1 triliun,” katanya.

 

TEKS       : ALAM TRIE MARSATA
EDITOR   : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *