Lahan Parkir di Banyuasin Dialihkelolakan

BANYUASIN – Sejak tanggal 5 September 2014 lokasi pelataran parkir yang semula dikelola pihak Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) kini resmi dikelola pihak Dinas Pasar. Dishub kini hanya berhak mengelola masalah parkir kendaraan saja.

Infornasi yang berhasil dihimpun,  sebelumnya di Pasar pagi Betung terdapat dua pengelola yaitu pihak Dinas Pasar yang mengelola lokasi pasar, dan Dinas perhubungan yang mengelola lahan parkir.

Sebelum pengelolaannya diserahkan kepada Dinas Pasar, pelataran parkir itu ramai para pedagang, seperti pasar tandingan. Oleh karna itu, Bupati Banyuasin mengeluarkan Surat Keputusan nomor : 892/KPTS/DKPPKAD/2014 tentang pengelolan lokasi Pasar pagi Betung.

Kepala UPTD Dishubkominfo Herlambang kepada wartawan menerangkan bahwa pengelolaan lahan parkir kini sudah diserahkan kepada Dinas Pasar.

“sejak dikeluarkan surat Bupati tersebut seluruh lokasi di Pasar Pagi Betung adalah dikelola Dinas Pasar. Kita hanya mengelola masalah perparkiran kendaraan yang masuk ke lokasi parkir pasar saja, hal ini agar tidak ada lagi tudingan adanya pasar tandingan,” ucapnya kemarin.

Ditambahkan H Herlambang, semua lokasi di pasar itu, termasuk tempat penyimpanan barang milik PLN, kini dikelola Dinas Pasar semua.

Masih kata Herlambang, kalau permasalahan parkir itu memang hak dan wewenang dinasnya.

Sementara itu pemuka masyarakat dan tokoh Agama Betung, H Rifai Burhan mengatakan, lahan yang dibebaskan masyarakat memang untuk dijadikan pasar pagi, bukan untuk Dishub.

“kalau menegenai masalah perparkiran memang kewenangan dinas itu dan itu dimana saja lokasinya bukan tergantung di pasar saja,” tambahnya.

Rifai yang akrab dipanggil Pak Haji ini menambahkan, sebenarnya persoalan itu kurangnya pemahaman tentang aset juga tidak ada komunikasi yang aktif, sehingga di antara kedua belah pihak sama-sama juga tidak memahami kronologi niat pembebasan lahan warga Betung saat itu dan sekarang menjadi Kelurahan Rimba Asam ini, tujuannya utama hanya untuk lokasi pasar namun parkirnya tetap yang mengelola pihak Dishub itu saja.

Dia pun bersyukur kalau sekarang sudah saling mengerti keberadaan yang sebenarnya, yang penting sekarang bagaimana kondisi pasar pagi itu bisa dikelola dengan baik agar dapat meningkat pendapatan daerah, demikian pula pengelola parkir bisa lebih baik sehingga mampu mendongkrak income yang selama belum sempat terkordinir.

 

TEKS      : DIDING KARNADI

EDITOR  : FJ ADJONG

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *