Aksi Tarik Bambu yang Membahayakan

Aksi pelajar di Kayuagung ini menghebohkan warga karena menarik bambu dengan mengeliling Kota Kayuagung. | Dony KS

Aksi pelajar di Kayuagung ini menghebohkan warga karena menarik bambu dengan mengeliling Kota Kayuagung. | Dony KS

KAYUAGUNG – Aksi dua pelajar menarik potongan pohon bambu menggunakan sepeda motor di Kota Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), menarik perhatian masyarakat. Akibat perbuatan kedua pelajar di lingkungan Disdik OKI, nyaris membahayakan pengendara lainnya yang hendak mendahului.

Pengamatan wartawan, di jalan Kayuagung, belum lama ini,  dua orang pelajar ini, menarik bambu lengkap dengan ranting serta daun bambunya keliling kota. Meskipun tidak menggunakan kelengkapan alat bermotor, tidak mengenakan helm, kedua pelajar tadi tidak menghiraukan ada polisi lalulintas atau tidaknya.

“Ai pak bahaya anak sekolah ini,” kata Richat, salah satu pengguna jalan.

Aksi, pelajar ini menjadi pusat perhatian warga yang melintasi di Jalan Letnan Yusuf Singedikane. Karena, potongan bambu sepanjang 5 meter itu diseret sepanjang jalan dan menimbulkan debu-debu sepanjang jalan.

Hal senada dikatakan Rico (26), sopir mobil pribadi ketika kendaraannya beriringan dengan sepeda motor pelajar yang menarik potongan bambu itu menyebutkan, kalau ranting bambu itu dilindas oleh ban roda mobil, dirinya yakin, sepeda motor yang ditunggangi kedua pelajar itu akan terbalik dan membayakan dirinya sendiri dan pengendara lainnya.

“Aksi pelajar ini sangat membahayakan pengendara lain, juga termasuk dirinya sangat bahaya apabila ada kendaraan yang berlintasan, berlawanan arah,” tutur Rico.

Rico mengharapkan, kepada pihak kepolisian agar meningkatkan patroli baik satuan lalu lintas maupun petugas lainnya. Karena, dengan kurangnya patroli dari pihak kepolisian dirinya yakin, semakin bertambah kurang kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.

“Ini salah satu contoh yang dilakukan pelajar. Tanpa helm mereka berani melintasi jalan raya dengan menarik potongan bambu yang sangat membahayakan pengendarara lainnya,” tutur Rico panjang lebar.

Sementara itu, Kapolres OKI AKBP Erwin Rachmat SIk melalui Kasat Lantas AKP Harris Barata SH mengatakan, pihaknya berterimakasih dengan adanya informasi. Pihaknya akan terus menerus mengupayakan agar para pengendara akan sadar betapa pentingnya keselamatan dalam berkendara.

“Ya, saat kedua pelajar itu melintas di Jalan Yusuf Singedikane, memang tidak ada anggotanya bertugas di sana, dengan adanya informasi ini di Jalan Raya Kayuagung dimanapun tempatnya akan di Patrolikan petugas lalulintas,” tutur AKP Harris.

 

TEKS       : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   : FJ ADJONG




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *