SKPD Empat Lawang Keluhankan Penghematan Anggaran

EMPAT LAWANG – Hampir seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Empat Lawang mengalami pemotongan anggaran pada APBD 2015 mendatang. Selain kebijakan penghematan anggaran, pemotongan guna mencukupi alokasi dana desa (ADD).

Pemotongan anggaran memicu kekecewaan sejumlah kepala SKPD, karena harus mereview ulang semua program kerja di tahun mendatang.

Informasi dihimpun Kabar Sumatera, hasil sidang DPRD Kabupaten Empat Lawang, ada lebih kurang Rp 100 miliar anggaran SKPD pemkab Empat Lawang dialihkan.

Reaksi penolakan pun muncul, kendati hanya menggerutu dibelakang karena dengan kecilnya alokasi anggaran di SKPD, kegiatan dan perjalanan dinas pun akan berkurang.

“Hemat anggaran, emang selama ini kita boros,” cetus salah satu kepala SKPD yang menolak disebutkan identitasnya, kemarin (18/12).

Pejabat tadi menyebutkan, selama ini anggaran di SKPD-nya sudah kecil. Nah, kalau harus dipotong lagi, maka semakin minim kegiatan dan program kerja dilakukan.

Padahal, banyak sekali agenda sudah disiapkan tapi harus di review lagi mengingat pemotongannya cukup besar.

“Di SKPD kita banyak yang dipotong, wah ini bahaya bagi kita,” katanya.

Pemotongan anggaran tersebut, imbuhnya, seharusnya tidak terjadi, apalagi dengan waktu yang sedikit lagi untuk menyusun anggaran dia berharap ada penambahan di APBD Perubahan 2015.

“Harapannya di APBD Perubahan,” katanya.

Sementara itu, salah seorang kabid di SKPD mengungkapkan, adanya pemotongan tersebut membuat pihaknya harus melakukan penghematan dana, mulai dari perjalanan dinas hingga pembangunan sarana dan prasarana. Nah ada hal-hal yang diprioritaskan ke depannya.

Sambungnya, dengan adanya pemotongan tersebut pihaknya akan mencari dana di luar APBD Empat lawang, salah satunya APBD Provinsi, maupun mengambil dana-dana di Kementerian layaknya bantuan sosial (bansos) ataupun yang lainnya.

“Kita cari dana lain nantinya, ya harus kreatif kedepannya,” jelasnya.

Secara terpisah Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri mengatakan, pihaknya meminta Kepala SKPD jangan kaget apabila adanya pemotongan anggaran.

“Ini dilakukan agar tidak defisit anggaran, SKPD juga harus siap penghematan,” tukasnya.

 

TEKS     : SAUKANI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *