Pasca Kenaikan BBM, Tarif Rental Mobil tak Naik

PALEMBANG – Asosiasi Perusahaan Rental Kendaraan Indonesia (Asperkindo) Sumatera Selatan (Sumsel) memastikan tidak ada kenaikan tarif sewa rental kendaraan di Sumsel hingga tutup buku 2014, pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi 18 November lalu. Bahkan kenaikan tarif rental kendaraan komersil tidak akan terjadi hingga tahun 2015 mendatang.

“Sebenarnya kalau untuk sewa rental kendaraan tidak berpengaruh atas kenaikan harga BBM. Sebab tarif sewa hanya diberlakukan untuk kendaraannya. Sementara BBM menjadi tanggungjawab pengguna,” kata Ketua Asosiasi Perusahaan Rental Kendaraan Indonesia (Asperkindo) Sumsel, Ridho, Kamis (18/12).

Dia berkata, rata-rata konsumen yang menggunakan sewa rental kendaraan cenderung perusahaan berskala besar dengan rentang kendali sewa satu hingga dua tahun. Tarif sewa pun bervariasi mulai dari Rp 13 juta sampai Rp 15 juta, tergantung jenis kendaraan yang digunakan. Lain halnya dengan rental kendaraan harian, masih kata dia, penaikan harga BBM tentu sangat berpengaruh terhadap tarif sewa kendaraan.

“Saat ini anggota yang tergabung dalam Asperkindo Sumsel hanya memiliki 100 unit kendaraan double kabin. Padahal tiga tahun terakhir kuantitas kendaraan cukup banyak mencapai 500 unit,” ungkapnya.

Ia mengklaim turunnya kuantitas kendaraan rental tersebut lebih disebabkan turunnya demand dari beberapa perusahaan pertambangan batubara, karet, sawit dan lainnya yang terjadi sejak dua tahun terakhir. Selain itu, regulasi yang tidak jelas hingga turunnya harga komoditas Sumsel mendorong menurunnya demand akan rental kendaraan komersil.

“Namun kami tetap optimistis semester I/2015 nanti akan ada pergerakan bagi pertumbuhan ekonomi Sumsel. Kami wait and see soroti kebijakan yang dilakukan pemerintahan Jokowi-JK,” ujarnya.

Terkait banyaknya event internasional yang diselenggarakan di Palembang, Sumsel, lanjut Ridho, dalam hal itu pihaknya tidak ikut serta untuk penyewaan rental kendaraan.

“Kami hanya fokus pada penyewaan rental kendaraan pada perusahaan berskala besar dengan kendaraan double kabin,” katanya.

TEKS      : AMINUDDIN

EDITOR     : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *