Sedang Nyapu, Petugas Kebersihan Dihantam Truk

Bastari (17) petugas sapu jalan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Indralaya, yang dihantam Truk. | Dok KS

Bastari (17) petugas sapu jalan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Indralaya, yang dihantam Truk. | Dok KS

Indralaya – Bastari (17) petugas sapu jalan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI) dihantam truk PS bermuatan karet saat sedang menyapu jalan disisi Jalan Lintas Timur (Jalintim), KM 34, Kota Indralaya, Rabu (17/12), sekitar pukul 10.30 WIB.

Warga Desa Tebing Gerinting, Kecamatan Indralaya Selatan ini terlihat mengerang kesakitan dibagian kaki dan lengan kirinya saat berada di Puskesmas Indralaya.

Informasi yang dihimpun, saat itu, Bastari bersama Jauhari (25) dan Idun (40), sedang menyapu jalan tidak jauh dari Perumahan Citra, Kota Indralaya.

Saat itu , datang truk PS yang belum diketahui identitasnya melaju kencang dari arah Indralaya tujuan Palembang.

Diduga truk nahas itu berusaha menghindari razia, namun dalam kecepatan tinggi itu, sopir truk dipaksa berhenti polisi sehingga langsung banting stir ke kanan dan sebagin rodanya jatuh dari aspal dan menghantam korban yang sedang menyapu jalan.

Saksi mata Jauhari mengatakan, dirinya sempat meneriaki korban supaya minggir. Namun kemungkinan pria yang berstatus Petugas Harian Lepas (PHL) ini tidak mendengar hingga tubuhnya langsung terpental.

Usai kejadian itu, korban yang merasa kesakitan itu langsung dilarikan ke puskesmas terdekat. Sementara sopir truk yang berusaha tancap gas untuk melarikan diri akhirnya dapat diamankan petugas kepolisian.

Kabid Kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Ogan Ilir Kasman Gani SH mengatakan, dugaan kuat kejadian itu akibat kelalaian sopir. “Saya telah dilapori staf, bila ada petugas sapu jalan disenggol truk dan saya membesuknya di puskesmas Indralaya,” katanya.

Menurut Kasman, sepintas fisik korban terlihat sehat-sehat saja. Namun ketika dipegang bagian kaki dan lengan kirinya, korban mengerang kesakitan.

“Saya berharap korban tetap dirawat untuk memastikan kesehatannya, sementara pihak aparat diminta untuk mengusut kasus kecelakaan tersebut,” harap Kasman.

Sementara dari keterangan petugas Lantas Polres Ogan Ilir, bila sopir truk nakal itu sudah diamankan, namun belum memberikan identitasnya.

“Kelihatan kedua belah sudah sepakat untuk berdamai yang disaksikan pejabat di Dinas Kebersihan dan majikan sopir truk tersebut,” kata Kanit Laka Ipda Zaenal.

 

Teks    : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *