“Proyek Tak Selesai, Tidak Usah Dibayar”

Ilustrasi | Ist

Ilustrasi | Ist

*Terkait ‘Kontraktor Proyek Multiyears’
* Deadline Tak Selesai Black List

LUBUKLINGGAU – Pengerjaan proyek perbaikan sistem drainase dan pemasangan box culvert (proyek multiyears.red) saat ini baru pada angka 41 persen. sedangkan per 25 Desember 2014 akan habis kontrak. Artinya harus selesai sebelum tanggal deadline. Demikian dikatakan Ketua Komisi III DPRD Lubuklinggau, Hendi Budiono, kemarin, Rabu (17/12).

Melihat lambanya pengerjaan oleh pihak kontraktor dalam perbaikan sistem drainase, Hendi mengatakan pihaknya mendesak pemerintah Kota Lubuklinggau agar memberi ketegasan kepada kontraktor, mengingat masa kontrak tinggal dua minggu lagi.

Hendi menegaskan proyek multiyears menjadi fokus sorotan oleh legislatif khususnya proyek perbaikan drainase. Sebab sampai saat ini belum menunjukan tanda-tanda akan selesai tepat waktu. Dikatakan Hendi, proyek multiyears perbaikan drainase dan box culvert tersebut menelan anggaran Rp 31 miliar. “Kontrak pengerjaan proyek megah itu habis pada Desember, kalau tidak selesai kita akan merekomendasikan untuk tidak bayar,” ujar Hendi. Bahkan politisi Partai Bulan Bintang ini menyindir kalau kontraktor tak punya uang cukup tidak usah mengambil proyek multiyears.

“Kalau tidak sanggup jangan mengerjakan multiyears. Kita perlu catat, dia (kontraktor) itu pendatang baru, proyek diberikan proyek besar, seharusnya membuktikan bisa kerja baik, bukan seperti ini,” tegasnya.
Hendi juga mengatakan dengan kondisi progres pengerjaan yang baru 41 persen, pihaknya akan terus menyoroti sampai dengan sebelum deadline. Jika proyek ini tidak selesai hendi mengancam, akan direkomendasikan untuk tidak diperpanjang dan dibayar sesuai persentase bangunan. “Perbaikan Drainase sampai 25 Desember belum selesai juga. Kita minta jangan dicairkan oleh DPKKAD uangnya. Bayar saja yang sudah. Jangan berikan ke kontraktornya lagi proyek itu, “ tambah Hendi.

Dijelaskan, pembayaran untuk proyek lewat deadline diatur dalam PP 25 yang mengatur ketentuan-ketentuan khusus untuk memperpanjang kontrak. “Kalau permasalah kendala teknis, cuaca dan ketentuan lainya, boleh diperpanjang. Nah kalau proyek drainase ini tak ada kendala khusus, ya kalau tak punya uang jangan mengambil proyek multiyears dong,” ujarnya.

 

TEKS      : SRI PRADES
EDITOR  : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *