Jamsoskes OKI Utang Rp 5 Miliar

KAYUAGUNG – Jika sebelumnya hitungan kasar Ahmad Bermawi, staf keuagan Rumah Sakit Umum Daerah Kayuagung, hutang Pemeritah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) untuk program jamsoskes atau berobat gratis hanya Rp 3 miliran, ternyata total angka hutang Rp 5 miliaran lebih.

“Untuk OKI yang sebenarnya bukan Rp 3 miliar, tapi Rp 5 miliar,” beber Ahmad Bermawi, Rabu (17/12).

Cetus Bermawi, jika ditotal-total seluruh tunggakan untuk tiga kabupaten mencapai Rp 9,4 miliar lebih.

“OKI sebanyak Rp 5 miliar, Ogan Ilir sebanyak Rp 3 miliaran, dan OKU Timur juga sering mengirimkan pasiennya ke rumah sakit kita sekitar Rp 320 jutaan,” katanya didampingi Direktur RSUD OKI, dr Linda Sofriyanti.

Linda mengaku sangat terbantu dengan diberitakannya tunggakan tersebut.

“Sebenarnya kalau diberitakan kai juga terbantu siapa tahu hutang itu dibayarkan,” ungkapnya.

Usaha lain untuk menagih, sudah dilakukan setiap bulannya, kami tembuskan ke bupati, dewan, bahkan pihak provinsi. Namun sepertinya belum juga ada respon.

Kata Linda, untuk pelayanan di RSUD masih tetap berjalan optimal. Untuk obat kalau mendekati akhir tahun ini pihak ketiga sudah memblokir.

“Namun masih ada solusi dengan ngutang di apotek sekitaran rumah sakit,”akunya.

Kepala Dinas Kesehatan OKI, HM Lubis SKM MKes, melalui Kasubag Keuangan, Haikal SKM, mengakui Pemerintah OKI masih ada tunggakan Jamsoskes tahun 2014 terhitung September hingga Desember.

“Rencananya dalam waktu dekat ini akan kita bayarkan. Dua bulan dulu dan sisanya mungkin akan kami lunasi tahun 2015 nanti,” ujarnya.

 

TEKS       : DONI AFRIANSYAH
EDITOR   : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *