Tunggakan Berobat Gratis Rp 3 Miliar

KAYUAGUNG – Pelayanan terhadap pasien berobat gratis di RSUD Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tetap berjalan maksimal. Petugas rumah sakit tetap memberikan pelayanan terbaik kepada pasien. Walaupun diketahui kondisi keuangan sedang mengalami kendala. Lantaran utang tunggakan berobat gratis yang belum dibayar Pemerintah Kabupaten OKI, yang mencapai Rp3 miliar lebih terhitung September – Desember 2014. Demikian dikatakan Direktur RSUD Kayuagung, dr Linda Sofriyanti, melalui staf bagian keuangan, Ahmad Bermawi saat ditemui di RSUD Kayuagung, Selasa (16/12).

Bermawi mengatakan, tunggakan yang cukup banyak itu hingga mendekati akhir tahun 2014 belum juga dibayar.

“Tidak hanya untuk Kabupaten OKI, untuk Kabupaten OI juga hampir sama sekitar Rp3 miliar lebih yang belum dibayarkan,” ujarnya.

Kata dia, jumlah tunggakan itu merupakan hitungan kasar yang diperkirakan saja. Karena saat dimita data jumlah besaran utang dirinya enggan memberikan dengan alasan belum mendapat izin dokter.

“Jika data pastinya saya mohon maaf bukan tidak mau memberikan, nanti jadi kesalahan. Pokoknya sekitar tiga miliar lebih jumlah utangnya,” ucapnya.

Untung saja, ujar dia untuk mengatasi pembelian obat-obatan pihak rumah sakit masih mendapat kepercayaan dengan mengutang terlebih dahulu.

“Beli obat kita juga ngutang, mereka tidak marah kok karena sudah langganan,” ujarnya meluruskan.

Lanjut dia, kendati utang belum dibayar, pihaknya tetap berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para pasien.

“Baik itu di OKI maupun di OI masih tetap kita terima bagi yang mau berobat,” ungkapnya.

Ucap Murheli, SKM staf pelayanan medik RSUD Kayuagung, membenarkan kalau pelayanan di rumah sakit tetap berjalan normal tanpa ada kendala sedikitpun, kendati utang berobat gratis masih belum dibayar.

“Pelayanan tetap berjalan normal dan baik di sini tidak ada kendala,” tambahnya.

Pantauan Kabar Sumatera, di RSUD Kayuagung, kemarin, pelayanan di RSUD tampak berjalan normal semua dokter dan perawat menjalankan aktivitasnya seperti biasa dalam memeriksa para pasien. Tak ditemui kendala ataupun keluhan pasien.

TEKS:DONI AFRIANSYAH
EDITOR:RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *