Silat Sumbang Satu Emas

Anggar

Atlet Anggar Indonesia, Pratama melakukan serangan kepada salah satu atlet anggar Singapura dalam ajang ASEAN University Games (AUG) 2014 di gedung Sriwijaya Promotion Center, jakabaring, Palembang, Selasa (16/12). / Foto : Bagus Kurniawan/KS

Palembang – Cabang Pencak Silat menambah pundi emas perolehan medali kontingen Indonesia dari nomor seni beregu putri di ajang ASEAN University Games (AUG).

Indonesia yang diperkuat Kadek Dewi Ratna, Ida Ayu Putu Candra Murtiadi dan Luh Putu Eka Pratiwi ini mengalahkan tim beregu Vietnam dengan skor 462-457 pada partai final di gedung Graha Serbaguna, Dekranasda, Palembang, Selasa (16/12) kemarin.

Namun sayanganya, hasil ini tidak diikuti pesilat Indonesia lainnya dari nomor seni ganda putra atas nama Yola Prima Jampil dan Hendi setelah mereka ditaklukkan Vietnam dengan selisih poin tipis,449-450.

Usai pertandingan, pelatih silat Indonesia kategori seni, Hendro Wardoyo mengungkapkan, satu emas dan satu perak yang disumbangkan atletnya ini tentu bukan sebuah hasil yang diharapkan. Pasalnya, pesilat menargetkan dua medali emas di kedua nomor ini.

“Sebenarnya target kita emas di dua nomor ini. Justru tadinya ganda putra yang lebih kita unggulkan bisa dapat emas, tapi gagal,” kata Hendro.

Menurut Hendro, kegagalan tim ganda putra lantaran alah satu dari atletnya dalam kondisi kurang fit sehingga tidak dalam performa terbaiknya. Kondisi yang sama terlihat juga pada kontingen Vietnam.

Namun menurut Hendro, keputusan akhir ada di tangan wasit juri dengan menilai Vietnam lebih baik.

“Walau kita kalah, tapi secara penampilan anak-anak kita tetap tampil bagus buktinya selisih cuma 1 poin. Mudah-mudahan di nomor seni lainnya kita bisa menambah medali emas. Harapan saya, medali emas pertama ini bisa menjadi motivasi awal buat atlet yang akan bertanding selanjutnya,” ujarnya.

Dijelaskan Hendro, peluang medali emas dari nomor seni masih bisa diharapkan hadir dari seni beregu putra, tunggal putra, tunggal putri dan ganda putri.

“Memang saingan terberat kita di nomor ini Vietnam dan Malaysia. Tapi mudah-mudahan kita bisa dapat tambahan dua medali emas disisa empat nomor itu. Kita akan berusaha maksimal,” pungkasnya.

Sementara itu, pesilat Ida Ayu Putu mengaku bangga bisa menyumbang medali emas untuk Indonesia.

“Pastinya sangat senang. Saya baru pertama kali ikut AUG dan langsung dapat emas. Pokoknya bangga,” kata mahasiswa IKIP PGRI Bali itu.

Disisi lain, atlet andalan Indonesia Denny Aprisani yang turun di kategori tarung kelas C putra masih akan bertanding, Rabu (17/12) (hari ini-red) setelah di babak penyisihan kemarin unggul 5-0 atas pesilat Laos, Okhe Botsavang.

Hasil positif juga disusul pesilat lainnya, Galang Tri Widya dari kelas B putra, usai mengalahkan pesilat Laos, 4-1.

Teks Iqbal
Editor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *