Rampok Penumpangnya Sendiri, Supir Angkot ini Diringkus Polisi

ilustrasi

PALEMBANG – Ada-ada saja perbuatan Heri Iskandar (38), lantaran aksi nekatnya yang merampok penumpangnya sendiri, pria yang sehari-harinya yang berprofesi sebagai sopir angkota di Kota Lubuk Linggau ini, ditangkap petugas Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel), Minggu (14/12).

Selain menangkap tersangka, aparat kepolisian juga menyita angkot yang dikendarai Heri sehari-hari. Kini, angkot tersebut sudah diamankan di Mapolresta Lubuk Linggau untuk dijadikan barang bukti.

Dikatakan Heri, ia memang melakukan perampokan terhadap salah satu penumpangnya bernama Junli pada Juli 2013 pukul 04.30 WIB. Dari aksinya ini, diakui Heri, ia berhasil membawa uang Junli senilai Rp 2,9 juta.

Uang tersebut sudah habis ia pakai untuk kepentingan sehari-hari. “Sebelum merampok, saya bawa dia ke Jalan Majapahit yang saat itu masih sangat sepi. Saat itu, dia sendirian yang ada di dalam angkot saya,” kata Heri.

Begitu tiba di lokasi, Heri mulai menjalankan aksinya. Ia menghentikan mobil dan menghanmpiri Junli di jok penumpang. Ia memaksa Junli mengeluarkan uang di dalam dompet sembari mengancam. Karena takut, Junli mau-mau saja memberi uang kepada Heri.

Setelah uang di tangan, lanjut Heri, ia menyuruh Junli turun dari angkot. Padahal, lokasi masih sepi akan kendaraan. Heri lalu meninggalkan Junli sendirian di tengah kawasan yang sepi tersebut.

“Saya melarikan diri dengan kabur ke Muara Enim. Saya kembali ke kontrakan saya karena ada yang mau saya ambil. Nggak tahunya, polisi sudah menunggu dan menangkap saya,” kata Heri.

Kasubdit III Ditreskrimum Polda Sumsel, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) FX Winardi, mengatakan Heri ditangkap setelah dikatakan Heri akan mendatangi kontrakannya. Rupanya, informasi itu benar adanya dan Heri langsung ditangkap.

“Untuk keterangan korban, uang yang dirampok senilai Rp 7 juta. Namun, pelau mengaku hanya mengambil Rp 2,9 juta. Untuk angkotnya, sudah kita titipkan di Mapolresta Lubuk Linggau,” kata Winardi.

 

TEKS   : Oscar Ryzal

EDITOR  : SARONO P SASMITO




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *