Jelang Natal dan Tahun Baru, 320 Personil akan Amankan Lalin Palembang

Peronil Polda Sumsel | Dok KS

Peronil Polda Sumsel | Dok KS

PALEMBANG – Jelang Natal dan tahun baru, Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang akan terjunkan 320 personil untuk melakukan pengaturan lalu lintas (lalin) di semua titik Jalan yang dianggap berpotensi terjadi kemacetan.

Kabid Pengawasan dan Operasional (Wasdalops), Dishub Palembang Isranedy mengatakan, pengamanan lalin pada saat Natal dan Tahun baru itu merupakan agenda rutin tahunan Dishub Palembang bersama pihak kepolisian.

“Total personil Dishub 320 orang ditambah personil polisi. Untuk Natal kami utamakan pengaturan lalin di gereja dengan jemaah terbesar seperti, gereja yang ada di Jalan Jenderal Sudirman,” katanya, Senin (15/12).

Menurut Isranedy, target operasi hari besar itu bukan hanya di rumah ibadah. Tapi akan dilakukan juga di tempat pusat perbelanjaan, pasar, pertokoan mall, pemukiman yang ditinggal penghuni, tempat kedatangan dan kepulangan di bandara SMB II, Stasiun Kereta Api Kertapati, terminal TAA, Boom Baru, maupun tempat pusat keramaian seperti Benteng Kuto Besak (BKB).

“Lokasi itu, yang kami anggap rawan. Bukan hanya kemacetan tapi juga tindak kejahatan,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Transportasi Jalan dan Rel Dishub Palembang, Agus Supriyanto mengatakan, untuk pengamanan malam tahun baru 2014 ke 2015, pihaknya akan bentuk 7 regu, dimana setiap regu akan berjumlah lebih kurang 50 orang.

“Kami juga akan sediakan 3 mobil derek, untuk antisipasi kendaraan yang mogok. Jadi ketika mobil mogok, bisa langsung di derek,” katanya.

Selain itu, sambung Agus, pihaknya juga akan melakukan buka tutup jalur Jembatan Ampera untuk menghindari penumpukan kendaraan diatas Jembatan Ampera.

“Untuk waktu tutupnya, akan disesuaikan dengan jumlah kendaraan. Kalau ditahun sebelumnya mulai pukul 22.00-02.00 WIB. Kemungkinan tahun ini juga sama,” katanya.

Agus berharap, dengan adanya antisipasi dan persiapan pengaturan lalin itu, bisa menghindari terjadinya kemacetan.

“Kalau jembatan Ampera ditutup, jalur antisipasinya adalah dari Musi II,” tukasnya.

 

TEKS     : ALAM TRIE MARSATA

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *