HBA Deadline PKL Kosongkan Lapak

EMPAT LAWANG – Bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri memberikan batas waktu (deadline, red) satu Minggu, kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Tradisional Tebing Tinggi, untuk mengosongkan lapaknya.

Batas waktu ditetapkan, menyusul adanya pembangunan jalan dan jembatan di kawasan pasar padat tersebut.

“Kita sudah sepakat, Minggu depan semua lapak harus kosong,” tegas HBA saat tatap muka dengan pedagang saat kunjungan ke Pasar Tebing Tinggi, Senin (15/12).

HBA mengaku, sebelum ditetapkannya batas waktu, pihaknya sudah melalui beberapa tahap pertemuan, hasilnya ada kesepakatan para PKL pindah ke lokasi baru dan mengosongkan lapak seminggu kemudian.

“Kita jangan ingkari kesepakan, minggu depan jalan ini sudah mau di koral jika tidak pindah pihak kontraktor kecewa karena lapak mengganggu dan harus dibongkar. Kita minta kesadaran para pedagang agar program pembangunan terutama di pasar ibu kota Kabupaten Empat Lawang berjalan dengan baik,” jelas HBA.

‪Sementara itu, sejumlah pedagang yang ditemui mengaku siap pindah, namun tidak sedikit yang mengumpat dengan alasan takut pindah di lokasi lain karena tempat yang baru belum tentu disetujui warga sekitar.

“Nanti ditempat baru kami tidak diperbolehkan jualan pak, kami cuma cari makan,” cetus IR (40) salah satu pedagang.

‪Selanjutnya para PKL juga mempertanyakan, sampai kapan pihaknya direlokasi dan apakah setelah jalan selesai dibangun pihaknya masih bisa kembali berjualan di lokasi lama. Sebab kata PKL tadi, lokasi baru pasti terjadi rebutan dan menuai masalah.

“Sebaiknya pembagian lapak baru di undi dan di bagikan lokasinya oleh pemerintah, karena kami takut tidak bisa berjualan lagi,” imbuhnya.‬

‪Terpisah, Kepala Dinas Pasar Kebersihan dan Keindahan Kota (DP3) Empat Lawang, Lukman Panggarbesi menjelaskan, pihaknya hanya memberikan deadline satu minggu dan wajib mengosongkan lapak. Dirinya menyarankan, agar ditempat yang baru tidak rebutan hendaknya para PKL sudah mulai dari sekrang mencari tempat.

‪Mengenai kepindahan kata Lukman, pihaknya tidak berani memastikan apakah PKL dapat kembali pindah, namun tetap menyatakan PKL mesti pindah dahulu karena jalan mau di bangun. “Soal itu nanti, sekarang kosongkan saja dulu. Ini kan mau pekerjaan jalan,” tukasnya.

 

Teks   : SAUKANI
Editor   : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *