2016, RSUD Empat Lawang Mulai Beroperasi

Bupati H Budi Antoni Aljufri meninjau pembangunan RSUD Empat Lawang | Dok KS

Bupati H Budi Antoni Aljufri meninjau pembangunan RSUD Empat Lawang | Dok KS

EMPAT LAWANG – Pembangunan gedung utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Empat Lawang sudah mencapai 90 persen. Selain Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan pelayanan administrasi ini, beberapa gedung pendamping pun digenjot hingga batas akhir kontrak 2015 mendatang.

Bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri (HBA) optimis, RSUD Empat Lawang berada di Jalan HM Noerdin Pandji atau yang lebih dikenal dengan jalan poros tersebut, mulai beroperasi awal 2016 mendatang.

“Nanti ada pelayanan spesial, berbeda dengan RSUD di daerah lain. Tapi itu masih rahasia, saya sudah pelajari yang terbaik sistemnya,” kata HBA disela peninjauan pengerjaan RSUD Empat Lawang, Senin (15/12).

Lanjut HBA, pemerintah akan menyiapkan pelayanan kesehatan yang maksimal di RSUD ini. Selain didukung dengan fasilitas alat kesehatan yang memadai, RSUD Empat Lawang juga akan didukung oleh SDM yang professional dan handal.

Namun HBA tak menampik, setiap rumah sakit dimanapun berada, pasti mempunyai kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Oleh karena itu, Pemkab Empat Lawang akan berusaha semaksimal mungkin, untuk memberikan pelayanan terbaik yang belum ada di RS lainnya.

Bahkan, kata HBA, tidak menutup kemungkinan RSUD Empat Lawang nantinya akan menjadi tempat rujukan oleh RS daerah tetangga, seperti dari Pagaralam, Lahat, Musirawas dan Lubuk Linggau hingga Kepahyang Provinsi Bengkulu.

“Selama ini masyarakat Empat Lawang yang dirujuk ke RS daerah tetangga, kedepannya RSUD Empat Lawang yang akan menjadi tempat rujukan mereka,” jelas HBA.

Untuk tenaga ahli lanjut HBA, pemerintah juga secara bertahap akan mendatangkannya untuk bertugas di RSUD Empat Lawang. Selain itu, beberapa mahasiswa yang mendapatkan program beasiswa dari Pemkab Empat Lawang, nantinya akan menjadi tenaga kontrak sebelum diangkat menjadi PNS.

“Dua atau tiga tahun mendatang, mahasiswa dari Empat Lawang sudah menyelesaikan studinya dan bisa mengabdikan diri di Empat Lawang sesuai dengan bidang keahliannya. Termasuk di bidang kesehatan, yang sangat kita butuhkan. Jika memang memungkinka dan mendapat restu dari Menpan, mereka bisa diangkat menjadi PNS jalur khusus,” tegasnya.

Untuk diketahui, pembangunan RSUD Emapt Lawang menelan dana Rp 65,7 Milyar lebih, dikerjakan selama dua tahun anggaran atau tahun jamak. Untuk tahun pertama atau 2014 ini, menelan dana Rp 29,5 Milyar. Sedangkan untuk tahun 2015, menelan dana Rp 36,1 Milyar. Dana tersebut diambil dari APBD Empat Lawang, tanhun angggaran 2014 dan 2105.

Teks : SAUKANI
Editor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *