Sebelum Asian Games 2018, Bangun Fasilitas Olahraga Penunjang di JSC

Komplek Olahraga Jakabaring Palembang | Dok KS

Ilustrasi Komplek Olahraga Jakabaring Palembang | Dok KS

PALEMBANG – Guna menunjang persiapan even akbar Asian Games 2018 mendatang di Sumatera Selatan, membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel berencana membangun gedung dan sarana penunjang fasilitas olahraga di kawasan Jakabaring Sport City (JSC). Jakabaring yang merupakan daerah kompleks olahraga Jakabaring Sport Center (JSC) itu berada kini menjadi salah satu kawasan yang paling top dan prestisius bagi para penanam modal yang ingin membangun infrastruktur. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya Sumsel, Eddy Hermanto saat diwawancarai, kemarin.

Ucap Eddy, investor cukup antusias dalam menyambut Sumsel sebagai tuan rumah Asian Games 2018 mendatang. Untuk menampung para pemodal tersebut, Pemprov Sumsel pun telah menyiapkan lahan seluas 30 hektar yang siap dibangun berbagai infrastruktur oleh para penanam modal yang berminat.

“Lahan seluas 30 hektar yang sebagian besar berada dikawasan JSC telah kita persiapkan, rencananya dikawasan ini akan dibangun oleh investor hotel berbintang 5, sport entertaiment, stadion khusus sepak bola, convention hall, gedung bowling, basket, hingga taman bermain,” kata Eddy.

Dijelaskannya, dalam mensukseskan hajatan besar ini, pemprov Sumsel telah bergerak cepat untuk segera membuka peluang bagi investor. Karena untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur pendukung tersebut membutuhkan dana yang tak kalah besar yakni mencapai hingga Rp1,7 triliun.

Eddy mengungkapkan, pemprov Sumsel tidak akan sepeser pun mengeluarkan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) karena seluruh biaya pembangunan tersebut semuanya akan dibebankan kepada para investor yang berminat

“Investor yang akan kita andalkan, dilahan itu Pemprov Sumsel akan menggunakan mekanisme build operate and transfer ( BOT),” urainya.

Dia menambahkan, pemprov akan secepatnya menentukan para investor tertarik yang telah mendaftar. Meski begitu, Eddy mengaku belum bisa merincikan siapa saja dan dari negara mana para investor itu.

“Jika investor demikian telah memenuhi persyaratan dan kriteria akan segara kita tentukan, langkah cepat ini untuk memuluskan Sumsel kembali sukses sebagai tuan rumah, kita cuma ada waktu 2 tahun lagi, sedangkan pihak penyelenggara OCA (Olimpic Council of Asia) meminta tahun 2018 semua infrastruktur harus selesai,” jelasnya.
Sebelumnya, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin mengatakan, kawasan JSC masih memiliki luas lahan lebih berkisar hingga 700 hektar. Pemerintah Provinsi Sumsel tahun ini telah menyusun pembangunan jangka panjang dengan melibatkan pihak ketiga. Kerjasama itu, kata Alex, akan berbasis sistem

“Sistem BOT yang dipakai itu bisa saling menguntungkan,” katanya.

Alex menyebut, sangatlah wajar bila kawasan JSC diminati tinggi oleh investor. Karena kawasan JSC menurut Alex, terletak di pusat kota yakni hanya 10 menit dari Jembatan Ampera sebagak titik nol kilometer Palembang.

“Untuk persiapan akomodasinya kita akan bangun 6000 kamar hotel di Palembang, media center juga akan kita buat lebih baik dengan teknologi IT terkini, semuanya itu akan kita bangun dijakabaring,” pungkasnya.

TEKS:IMAM MAHFUZ
EDITOR:RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *