Pelebaran Jalan Inderalaya-Palembang “Mandek”

Jalan Lintas Palembang - Indralaya, | Dok KS

Jalan Lintas Palembang – Indralaya, | Dok KS

INDERALAYA – Pelaksanaan proyek pelebaran Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang-Inderalaya, mandek didua titik yakni di Km 18 Jembatan kurung dan Km 14 Simpang Pelabuhan Dalam.

Belum diketahui pasti terhentinya proyek tersebut. Padahal, penggunan jalan baik roda dua maupun roda empat sangat terbantu dengan adanya pelebaran jalan tersebut lantaran mampu meminimalisir kemacetan jika terjadi kecelakaan atau kendaraan mogok.

Pantauan dilapangan, Minggu (14/12), kemarin, untuk di Km 18 panjangnya sekitar 1 km pada posisi kiri dari arah Palembang yang tidak dilakukan pelebaran jalan alias tidak di cor beton dengan lebar 2 meter.

Sedangkan di Km 14 juga pada posisi kiri jalan dari Palembang tidak di cor beton dengan panjangnya sekitar 400 meter. Sementara pengerjaan sudah tidak dilanjutkan, karena sudah tidak ada aktifitas proyek lagi.

Yayan (34), warga Indralaya saat melintas mengatakan, harusnya sebelum tahun 2015, pelebaran jalan sudah selesai. Hal ini menurutnya mampu mengatasi kemacetan yang kerap parah di selitar wilayah tersebut.

“Sayang Mas, pelebaran jalan terputus. Kalau pelebaran jalan ini hingga Indralaya, bisa membantu kemacetan,” paparnya sambil berlalu.

“Pelebaran jalan yang dimulai dari simpang Pelabuhan dalam dari Km 14 sampai mendekati Simpang KTM , ada dua titik yang terputus , yakni di Km 14 dan Km 18, mengapa kedua titik ini tidak dilakukan pengeceron beton, padahal di Km 18 merupakan kawasan yang rawan macet,’’ ujar salah satu tokoh pemuda Inderalaya Khotfir.
Semestinya kata Khotfir, di Km 18 atau pangkal jembatan kurung tersebut, harus dituntaskan pelebaran jalannya, karena hampir setiap hari didaerah tersebut lalu lintas sedikit tersendat “Saya juga tidak habis pikir, pekerjaan proyek pelebaran jalan Inderalaya-Palembang, bisa terputus ditengah jalan, lalu nyambung lagi, inikan aneh,’’ Lanjut Khotfir.

Hal senada diungkapkan Gubernur BEM Unsri Bidang Eskternal Ilham. Menurutnya, pelebaran jalan Inderalaya-Palembang terkesan setengah setengah, padahal kondisinya sudah sangat mendesak untuk dilakukan pelebaran jalan secara total.

“Tapi yang kita lihat di Km 18 justru pelebaran jalannya terputus, di Km 18 ini kawasan rawan macet, kami berharap proyek pelebaran jalan ini harus dituntaskan dan dilanjutkan pada tahun depan secara total,’’ harapnya.

Sebab dengan kondisi pelebaran jalan Inderalaya-Palembang yang tidak maksimal, kemacetan tetap akan terjadi, dan aktifitas perkuliahan seringkali terganggu , karena banyak mahasiswa terlambat datang ke Kampus Unsri akibat macet.

Hingga kini, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kayuagung –Palembang, belum berhasil dihubungi.

Teks : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *