Pasukan Penembak Jitu Siap Amankan Natal dan Tahun Baru

Ilustrasi | Dok KS

Ilustrasi | Dok KS

PALEMBANG – Untuk mengamankan jalannya perayaan natal dan menyambut malam tahun baru 2015 nanti, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) menerjunkan 3.000 personel dan penembak jitu.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumsel, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) R Djarod Padakova. “Sekitar 3.000 personil Polda Sumsel dan jajaran akan diturunkan di sejumlah tempat untuk mengamankan dua perayaan tersebut,” jelasnya, Minggu (14/12).

“Mulai dari penembak jitu, anggota reskrim, anggota Brimob, hingga Satlantas kita terjunkan dalam pengamanan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2015 ini. Mereka akan disebar ke sejumlah titik yang dinilai berpotensi rawan tindak kriminalitas,” lanjut Djarod.

Masih kata Djarod, pasukan yang akan diterjunkan akan bersiaga sejak 22 Desember 2014 hingga 2 Januari 2015. Dalam waktu dekat, pasukkan yang akan melakukan Operasi Lilin 2014 ini akan berkumpul untuk gelar pasukan. Rencananya, gelar pasukan akan dilakukan di Mapolda Sumsel.

Untuk lokasi yang akan diamankan, lanjut Djarod, tentu adalah gereja. Gereja yang dinilai umatnya banyak akan difokuskan untuk ditempatkan personil lebih banyak. Seluruh personil dari masing-masing bagian akan bersiaga di masing-masing gereja.

Selain gereja, terang Djarod, lokasi-lokasi lain tetap akan diawasi dan dijaga. Mulai dari jalan-jalan protokol, tempat-tempat hiburan, tempat wisata, dan kawasan lain yang sejenis. Ia pun berharap, perayaan Natal dan Tahun Baru ini bisa lancar dan aman seperti di tahun-tahun sebelumnya.

Meski belum pernah terjadi di wilayah hukum Sumsel, Djarod memastikan Polda Sumsel dan jajaran akan tetap waspada dengan ancaman terors di hari Natal nanti. Untuk itu, Polda Sumsel dan jajaran menerjunkan banyak personil dari masing-masing satuan demi mengantisipasi perbuatan teroris ataupun tindak kriminal yang lain.

“Kita imbau untuk tidak membuat perayaan yang berlebihan, entah di jalan atau di tempat lain, sehingga bisa memancing keributan. Jangan terpengaruh dengan tindak provokator dan mari menunaikan Natal dengan khidmat bagi yang merayakan,” pungkas Djarod.

 

TEKS   : Oscar Ryzal

EDITOR  : SARONO P SASMITO




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *