Kejari Pagaralam “Warning” Pejabat Korup

Ilustrasi Kejaksaan | Ist

Ilustrasi Kejaksaan | Ist

PAGARALAM – Rangkaian peringatan Hari Anti Korupsi (HAK), yang jatuh setiap 9 Desember, sejumlah personil Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pagaralam menggelar aksi simpatik dengan menyebar ribuan stiker serta memasang spanduk bertuliskan anti korupsi.

Adapun titik penyebaran sejumlah spanduk dan ribuan stiker, seperti di kawasan pasar Dempo Permai, jalan protokol, Simpang Empat Tugu Jam Besemah, dan lainnya, kemarin.

Melalui momen ini, Kajari Kota Pagaralam, Ranu Indra SH mengatakan, pada peringatan ini pihaknya me-warning sejumlah pejabat agar waspada dan hati-hati dalam menjalankan tugas. Khususnya dalam setiap penggunaan anggaran uang negara harus benar-benar dapat direalisasikan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Setiap menjalankan kegiatan yang menggunakan uang negara, harus hati-hati,” pesannya.

Ia mengatakan, untuk tahun ini (2014) saja, ada beberapa kasus perkara sudah ditangani, seperti proyek pembangunan masjid, kasus pupuk, ataupun CPNS.

“Ya, langkah konkret yang dilakukan Kejari Kota Pagaralam dalam menindak setiap kasus korupsi dengan melakukan penyelidikan, penuntutan hingga pelaksanaan eksekusi dari Mahkamah Agung,” jelasnya.

Pengusutan perkara yang dilakukan pihaknya saat ini lanjut Ranu, meliputi tahap penyidikan ada 7 perkara atau tersangka, tiga perkara dalam penuntutan dan tahap eksekusi berdasarkan putusan MA sebanyak 8 perkara.

“Lewat momen ini (Hari Anti Korupsi, red), Kejari Kota Pagaralam selalu komit dan intens dalam menindaklanjuti suatu perkara korupsi. Siapapun pejabatnya yang terlibat korupsi, pasti kita usut,” bebernya.

Meskipun saat ini Kejari Kota Pagaralam masih kekurangan personel Jaksa kata dia, namun tidak mengendorkan kinerja jajarannya dalam pengusutan perkara yang ada.

“Sejauh ini kita masih kekurangan personel Jaksa, yakni hanya ada 8 personel, mulai di Pidana Umum, Pidana Khusus, Intel, Perdata dan Tata Usaha Negara. Sementara idealnya, yakni sekitar 15 Jaksa,” sebutnya.

 

TEKS     : ANTONI STEFEN

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *