Kapan 700 Honorer di Pemkot Palembang Jadi CPNS?

Ilustrasi Honorer | Ist

Ilustrasi Honorer | Ist

PALEMBANG – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Palembang, Kurniawan mengatakan, masih ada sekitar 700 honorer kategori (K2) yang belum di angkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang disebabkan kuota CPNS terbatas dan masih ada permasalahan administratif.

Kurniawan mengatakan, honorer K2 yang ada di lingkungan Pemkot Palembang mencapai ribuan. Namun, 815 diantaranya sudah lulus CPNS saat seleksi 2013 lalu.

“Besok (hari ini) ada 796 CPNS K2 yang diresmikan. Sisa 26 lainnya akan menyusul, karena belum lulus verifikasi. Nah, untuk sekarang masih ada sekitar 700 honorer K2 yang belum diangkat CPNS karena belum lulus seleksi tahun 2013 lalu,”katanya, saat dihubungi, Minggu (14/12).

Ditanya kapan 700 honorer tersebut di angkat menjadi CPNS ? Kurniawan menjawab, pihaknya belum bisa memastikannya pasalnya kebijakan itu ada di Pemerintah Pusat. Tapi, mereka menjadi prioritas selanjutnya.

“Kami tidak bisa pastikan. Karena, untuk lulus jadi CPNS mereka honorer K2, juga harus mengikuti seleksi seperti seleksi CPNS umum lainnya,”jawabnya.

Menurut Kurniawan, kebutuhan PNS di Kota Palembang masih banyak, misalnya untuk tenaga kesehatan dan guru. Terkait adanya moratorium selama lima tahun yang di gadang-gadangkan Pemerintah Pusat, pihaknya belum bisa memastikannya.

“Iya memang ada rencana Pusat untuk tidak menerima PNS selama lima tahun. Tapi, sejauh mana realisasinya belum bisa dipastikan,”katanya.

Sambung Kurniawan, apabila hal itu memang terjadi. Maka, besar kemungkinan daerah akan kekurangan SDM.

“Kalau sebuah daerah butuh PNS, saya rasa bisa diajukan ke Badan Kepegawaian Negara pusat. Karena untuk SDM itu sangat penting,”katanya.

Sementara itu, salah seorang honorer K2 yang tidak lulus seleksi CPNS 2013 lalu, yang enggan disebutkan namanya mengaku, ia berharap pemerintah bisa merubah kebijakan moratorium tersebut.

“Saya sudah 9 tahun mengabdi. Tapi belum juga diangkat, karena tes CPNS dari K2 2013 lalu tidak lulus,”tukasnya.

 

TEKS    : ALAM TRIE MARSATA

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *