Dua Kepala Dinas di Kabupaten OKI Terindikasi Narkoba

Ilst. Test Urine

Ilst. Test Urine

KAYUAGUNG – Dua orang oknum kepala dinas di lingkungan Pemkab OKI terindikasi sebagai pengguna narkoba. Keduanya, diketahui sebagai pengguna narkoba dari  hasil test urine yang dilakukan oleh Badan Narkotika Kabupaten (BNK) OKI, beberapa waktu lalu. Meskipun BNK OKI hingga saat ini belum merilis hasil test urine ke publik secara resmi, namun hasil test tersebut sudah menyebar.

Berdasarkan keterangan sumber koran ini, Minggu (14/12),  selain dua kepala dinas tersebut ada juga dua orang camat yang terindikasi narkoba, selain itu ada 8 orang kepala desa yang dinyatakan positif narkoba, artinya ada 12 orang yang positif.

“Hasilnya sudah lama keluar, dan kalo kepala dinas itu kita tidak menyangka karena orangnya sepertinya alim dan tidak banyak ulah, saya saja tidak percaya namun hasil test urine ternyata orang tersebut positif narkoba,” ujar sumber yang masih menyembunyikan identitas pejabat yang dimaksud.

Dikatan sumber tersebut, sebenarnya hasil test  sudah langsung bisa diketahui sesaat setelah dilakukan test urine, artinya tidak perlu menunggu berlama-lama apalagi berminggu-minggu untuk mengetahui hasil tes.

“Hasil test itu langsung diketahui saat itu juga, namun mungkin direkap terlebih dahulu oleh BNN Provinsi Sumsel, setelah selesai dikirim kembali ke OKI rekap hasilnya,” tukasnya.

Sementara itu  Kepala BNK OKI, Sudiyanto Djakfar berkelit bahwa hasil test urine yang dilakukan terhadap para pejabat di lingkungan Pemkab OKI telah selesai dilakukan, menurutnya, hasil tersebut masih ada di Palembang dan belum diambil.

“Hasil itu dapat  darimana sebab hasilnya masih di Palembang. Kalau ternyata ada yang positif, kita lihat dulu apakah memang mengkonsumsi narkoba atau obat penenang dari dokter. Sebab kandungannya kemungkinan sama,” bantahnya.

Menurut Yanto, hasil test tersebut akan segera diambil dari Palembang untuk segera dilaporkan ke bupati OKI.

“Secepatnya akan kita laporkan,” tandasnya.

Kalaupun nantinya dari hasil test tersebut ada yang terindikasi maka akan dilakukan pembinaan kepada yang bersangkutan sehingga kedepan tidak lagi terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

“Kalau untuk sanksi kita serahkan kepada pak bupati,” katanya.

 

TEKS    : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *