80 Persen PNS di Empat Lawang Gadaikan SK

Ilustrasi

Ilustrasi

EMPAT LAWANG – Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kabupaten Empat Lawang terkesan malas berinovasi, bahkan hanya segelintir yang menyampaikan ide-ide kreatif guna membangun Bumi Saling Kruani Sangi Krawati lebih maju.

Demikian disampaikan Bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri (HBA) pada workshop peraturan pemerintah nomor 46 tahun 2011, Ahad (14/12) kemarin.

“Ide-ide PNS ini sangat penting, mestinya banyak inovasi positif muncul dan dikembangkan dalam upaya membangun daerah,” jelas HBA.

Sejauh ini sebut HBA, managemen diri pribadi para PNS di Empat Lawang pun salah. Hampir 80 persen para abdi negara itu menggadaikan Surat Keputusan (SK)-nya ke Bank, padahal bukannya memperbaiki keadaan malah menambah masalah baru.

“Hampir 80 persen SK PNS digadaikan ke bank, itu bukan manajemen yang bagus,” sesal HBA.

Terkait agenda workshop tentang penilaian prestasi kerja PNS Pemkab Empat Lawang tahun 2014 kata HBA lagi, seharusnya lebih melibatkan para PNS baru atau berusia muda. Jangan ada kesan hanya kebanyakan yang hadir para senior.

“Diharapkan jika ada kegiatan seperti ini lagi, pesertanya harus banyak PNS masih muda biar ada perbaikan,” imbuhnya.

Sementara itu Kasi Bimtek 1 Kanreg VII BKN Palembang, Rusdi Laili sekaligus menjadi narasumber workshop tersebut mengatakan, seorang PNS jangan hanya duduk manis di kantor setelah itu pulang ke rumah masing-masing. Harus menelurkan inovasi positif dan visioner.

“PNS sekarang ini tidak ada yang namanya istilah tidak ada kerjaan lagi, tidak ada yang santai-santai lagi,”jelas Rusdi.

Ia menambahkan, kedepan sistem penempatan PNS pun harus sesuai dengan kemampuan dan disiplin ilmu (formasi). Jangan ada penempatan salah, misalnya posisi seharusnya guru ditempatkan di tekhnis, ini akan menghambat karier PNS itu sendiri.

“Disisi lain, kinerjanya pun tidak akan maksimal, apalagi mau menelurkan prestasi kerja,” tukasnya.

TEKS:SAUKANI
EDITOR:RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *