16.845 Ha Hutan Lindung di Muara Enim Boleh Digarap

Ilustrasi Hutan di pagaralam | Foto : Bagus Kurniawan

Ilustrasi Hutan di Kecamata Semendo Darat Ulu | Foto : Bagus Kurniawan

MUARA ENIM – Kementerian Kehutanan Republik Indonesia (Kemenhut RI) menyetujui atas usulan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaraenim atas pinjam pakai hutan lindung yang terletak di tiga Kecamatan yakni Semendo Darat Ulu, Semende Darat Laut dan Semende Darat Tengah.

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur karena lahan seluas 16.845 hektar di Semendo dari usulan Pemkab Muaraenim telah disetujui Kemenhut RI. Dengan demikian lahan tersebut bisa digunakan warga untuk bercocok tanam,” tutur Bupati Muaraenim Ir H Muzakir Sai Sohar didampingi Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Muaraenim Ir Rustam Effendi.

Muzakir menghimbau, dalam pembagian lahan tersebut bisa dibagi dengan proporsional. Sehingga tepat sasaran, sebagaimana warga yang memang berhak mendapatkan hutan yang telah disetujui. Lahan sifatnya hanya dipinjamkan, dan tidak boleh dimiliki.

“Akan dilakukan inventarisir ulang kawasan hutan itu, nantinya disikronisasi melalui program Hutan Desa 2015. Dan teknisnya pembagian jatah berapa luas hutan akan dilakukan oleh Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD). Sedangkan hak mengelola hutan sendiri selama 35 tahun dan baru dapat diperpanjang setelah 35 tahun,” ucapnya.

Disebutkannya, dari 16.845 hektar itu meliputi Kecamatan Semendo Darat Laut (SDL) seluas 260 hektar, Kecamatan Semendo Darat Tengah (SDT) seluas 5640 hektar dan Kecamatan Semendo Darat Ulu (SDU) seluas 10945 hektar.

Menurutnya, dengan adanya usulan ke Kemenhut RI pada 2011 lalu dan baru diterbitkan izin pada 2014, agar warga tidak bermasalah dengan hukum, seperti perambahan hutan dan pencurian kayu (illegal loging). Dan sinergi hutan desa seperti penanaman kopi. Kemudian, pemberian izin ini bukan tanpa pengawasan, evaluasi dari Kemenhut RI selama 2 tahun sekali dilakukan evaluasi, dan bila tidak berjalan baik maka izin akan dicabut.

“Pada program Hutan Desa nanti, diharapkan sejumlah perusahaan swasta dapat memberikan bantuan dalam bentuk bantuan bibit kopi, dan bibit kayu,” harapnya.

 

TEKS     : SISWANTO
EDITOR   : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *