Polres OI Amankan Ratusan Liter Tuak

Kanit Pidsus Polres OI, Iptu Sondi bersama anggota saat menunjukkan tuak yang disita. | Foto : Joen KS

Kanit Pidsus Polres OI, Iptu Sondi bersama anggota saat menunjukkan tuak yang disita. | Foto : Joen KS

Inderalaya – Guna menekan angka kriminalitas serta bentuk antisipasi miras oplosan yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa seperti yang terjadi dibeberapa daerah di Indonesia, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ogan Ilir (OI) unit Pidana Khusus (Pidsus) dibawah pimpinan Kasatreskrim Iptu Dafit Sidiq didampingi Kanit Pidsus Ipda Sondi Fraguna menggelar razia, dibeberapa tempat di Indralaya yang disinyalir menjual minuman, Kamis (11/12), malam.

Hasilnya, ratusan liter tuak yang terdapat di enam derigen berhasil diamankan. Sedangkan untuk Minuman Keras (Miras), tidak ditemukan.

Kapolres OI AKP Asep Jajat Sudrajat melalui Kasatreskrim Iptu Dafit Sidik dan Kanit Pidsus Ipda Sondi Fraguna Jumat (12/12), mengatakan dua lokasi didapati pedagang minuman tuak yaitu  JH Simatupang (50), warga Jalinsum Inderalaya-Prabumulih km 33 Kecamatan Inderalaya, diamankan sebanyak dua jerigen dengan kapasitas 40 liter.

Tak hanya itu, lanjutnya, juga didapati di warung Ahmad Rizal bin M zamera (39) warga Desa Lorok Kecamatan Inderalaya Utara diamankan minuman jenis tuak sebanyak empat jerigen dengan kapasitas 100 liter.

“Jadi total kita amankan 140liter tuak, karena mereka tidak ada izin. Kita tidak ingin seperti daerah lain gara-gara miras oplopsan korban meregang nyawa. Selain itu juga menekan angkra kriminalitas dan razia pekat. Selanjutnya barang bukti dibawa ke Mapolres OI untuk penyelidikn lanjutan,” ucapnya.

Ia menambahkan, saat ini tidak ada pelaku yang dibawa namun jika diperlukan akan dimintai keterangan. “Kalau nantinya ada korban mereka bisa terkena pasal
204 tentang menjual barang yang mengancam jiwa dan kesehatan dengan ancaman hukuman  12tahun penjara,” kata Iptu Sondi.

 

Teks : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *