Oknum Polisi Kurir Narkoba Terancam Dipecat

PALEMBANG – Dalam sidang kode etik yang digelar di Gedung Catur Sakti Mapolda Sumsel Jumat, (12/12). Brigadir Polisi Satu (Briptu) Firmansyah, oknum Polisi yang menjadi kurir narkoba dengan barang bukti 107 butir ekstasi dan delapan gram sabu, terancam akan diberhentikan secara tidak hormat (PTDH).

Selain Firman, tiga oknum Polri juga menjalani sidang kode etik. Ketiganya yang diketahui bernama Briptu Ramadoni, Briptu Sukaryanto, Barada Sabung menjalani sidang juga karena kasus narkoba. Keempat oknum ini mengajukan banding atas tuntutan penuntut.

Dikatakan Kabid Propam Polda Sumsel, Kombes Pol Diediek, ini merupakan sidang perdana untuk keempat oknum ini. Adapun agenda sidang perdana ini adalah tuntutan yang dibacakan oleh penuntut.

“Untuk Briptu F, disidang setelah ditangkap oleh Ditres Narkoba Polda Sumsel. Sementara tiga oknum yang lain disidang setelah terbukti kembali mengkonsumsi sabu saat mengikuti reedukasi di SPN Betung,” kata Diediek, yang pada sidang kode etik ini menjadi hakim ketua.

Masih kata Diediek, keempat oknum ini seluruhnya mengajukan banding atas tuntutan penuntut. Keempatnya diberi waktu 14 hari untuk membacakan banding dari tuntutan yang dibacakan penuntut. Setelah mendengarkan banding, sidang barulah dilanjutkan dengan agenda putusan.

Dilanjutkan Diediek, selain empat oknum di atas, tiga oknum Polri yang lain juga akan menjalani sidang kode etik. Ketiganya direncanakan menjalani sidang kode etik di Mapolres OKU Selatan pada Sabtu (13/12).

Disinggung akankah ketiganya ikut dikenakan hukuman pidana, Diediek mengatakan itu bisa saja terjadi. Khusus untuk Firmansyah, perkara pidananya saat ini masih terus didalami oleh Ditres Narkoba Polda Sumsel sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.

Sementara, untuk tiga oknum yang lain, masih menunggu hasil kordinasi dengan Ditres Narkoba Polda Sumsel.

“Yang pasti, meski belum menjalani sidang pidana umum, kita tetap menyidangi kode etik untuk keempatnya. Adapun acuanya bersumber dari Peraturan Pemerintah,” kata Diediek.

 

TEKS  : Oscar Ryzal

EDITOR  : SARONO P SASMITO




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *