Dinsos OKI Bagikan 450 Paket Sembako

KAYUAGUNG – Seratus anak dari keluarga tidak mampu mendapat kesempatan dikhitan gratis oleh pihak Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Tak hanya khitanan massal yang diselenggarakan dalam kegiatan peringatan Hari Kesetiakawanan Nasional, Jumat (12/12). Sebanyak 450 paket sembako juga dibagikan kepada warga tidak mampu.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) OKI, M Amin, SPd, kemarin disela-sela kegiatan tersebut.

Menurut Amin, peringatan Hari Kesetiakawanan Nasional merupakan agenda rutin instansi tersebut setia tahunnya. Dengan tujuan untuk membangkitkan serta menumbuhkan kesadaran masyarakat, khususnya di OKI akan pentingnya sikap kesetiakawanan sosial terhadap sesama tanpa membedahkan latarbelakang ras dan golongan.

“Semoga melalui kegiatan ini mebangkitkan kita akan pentingnya rasa kesetiakawanan sosial terhadap sesama,” ujar Amin.

Lanjut Amin, dalam peringatan Hari Kesetiakawanan Nasional, pihaknya turut berbagi antar sesama, dengan menyelenggarakan sunatan massal serta membagikan sembako gratis kepada warga yang kurang beruntung.

“Semoga apa yang tekah kita bantukan ini setidaknya dapat membantu warga yang tidak mampu. Bantuan itu juga sebagai wujud kesetiakawanan dari kami Dinas Sosial.,” katanya.

Bupati OKI, Iskandar SE, yang hadir dalam kesempatan itu, mengatakan, sikap kesetiakawanan harus dipupuk sejak dini, menurut dia karena hal itu merupakan nilai luhur bangsa Indonesia. Sejauh ini kata dia rasa kesetiakawanan sudah mulai luntur dikalangan pemuda, karena mereka hanya mengedepankan ego tinggi, tidak rela bekorban, acu terhadap orang tua.

“Karena itu nilai-nilai kesetiakawanan perlu dipupuk sejak dini dimulai dari keluarga, dan orang tua harus menamkan semangat bekerja serta kejujuran yang merupakan bagian dari sikap kesetiakawanan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, bupati juga memberikan langsung secara simbolis bantuan paket sembako kepada puluhan warga tidak mampu. Kemudian dilanjutkan dengan meninjau sunantan massal di kantor Dinas Sosial (Dinsos) OKI yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat.

Rohma (40) warga Kota Kayuagung, orang tua dari peserta sunatan massal, mengatakan, melalui kegiatan ini dirinya sebagai orang yang tidak mampu sangat merasa terbantu sekali, karena anaknya yang dikhitan tidak mengeluarkan biaya yang cukup besar, kalau harus dikhitan di dokter atau manteri.

“Ya pak lumayan disini bisa gratis, kalau di manteri atau dokter kan bayar,” ungkapnya.

 

TEKS    : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *