Residivis Keok Ditembak Petugas

INDERALAYA – Bastomi (25), residivis  dalam kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), kembali dibekuk anggota Polres OI lantaran terlibat kasus yang sama yakni curanmor dengan korban Korban Ari Susanto warga Desa Pulau Kabal Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir.

Warga Desa Lubuk Enai, Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim ini terlibat aksi pencurian motor pada  27 Oktober 2014, di di Kafe Rizal di Desa Lorok Kecamatan Inderalaya Utara.

Petugas terpaksa menembak kedua kaki tersangka lantaran melawan petugas saat hendak dibekuk. Dari tangan tersangka petugas mengamankan barang bukti sepeda motor yang  tidak ada surat-suratnya dan diduga hasil kejahatan, lalu Kunci T

Informasi yang dihimpun, penangkapan berawal dari penyelidikan dan  mengetahui keberadaan tersangka dikawasan Desa Lembak Kecamatan Muara Enim.

Saat akan ditangkap pada Rabu malam (10/12) sekitar pukul 21.00 Wib, tersangka berusaha melawan dan kabur dari kejaran petugas, tembakan peringatan tidak dihiraukan tersangka,  dengan terpaksa petugas melumpuhkan kedua kakinya .

Kapolres OI AKBP Asep Jajat Sudrajat melalui Kasat Reskrim Iptu Dhafid S dan Kanit Pidum Ipda Marwan mengatakan, tersangka perupaka residivis curanmor yang kerap beraksi di wilayah hukum Ogan Ilir.

“Terakhir curi motor milik Ari, disebuah kafe dikawasan Lorok, Indralaya Utara. Kita lakukan penyelidikan dan ternyata tersanka berada di Muara Enim. Tersangka melawan dan kabur saat hendak ditangkap, kita sudah kasih tembakan peringatan dan akhirnya kedua kakinya kita lumpuhkan,” paparnya.

Kasat menambahkan, untuk sepeda motor korban sudah dijualkannya kepada penedah dan kasus ini masih terus dilakukan pengembangan penyelidikannya.

“Tersangka dijerat pasal pasal 363 ayat (4) ayat (5) KUHP. Saat ini sudah ada lima LP yang kita terima. Tersangka juga seorang residivis  karena kepemilikan senjata api saat ditangkap,’’ pungkasnya.

 

Teks   : Junaedi Abdillah

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *