Pekerja dan Pengusaha Harus Paham Norma

LUBUKLINGGAU – Sepanjang 2014 Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Lubuklinggau mendapat beberapa laporan terkait pelanggaran ketenagakerjaan dari perusahaan-perusahaan yang ada. Mayoritas masalah yang ditangani yakni tentang hak-hak tenaga kerja yang tidak dipenuhi perusahaan, salah satunya Departemen Store JM Linggau. Kepala Disnaker Lubuklinggau, Hj Rr Nurdiyati menghimbau baik kepada tenaga kerja maupun pengusaha agar menyadari norma-norma kerja.

“Kedua-duanya harus menyadari norma-norma kerja, di norma itu ada hak dan kewajiban antara tenaga kerja dan pengusahanya, jangan juga karyawan menuntut haknya saja tapi tidak memenuhi kewajiban,”kata Roro sapaan Hj Rr Nurhidayati.

Ia berkata, pihaknya terus mensosialisasikan norma-norma kerja,agar para pekerja tahu hak dan kewajiban, kemudianpengusaha juga tahu hak dan kewajiban sesuai dengan norma-norma kerja dan sesuai peraturan yang berlaku . Dengan demikian hubungan industrial akan harmonis.

“Kalau sudah harmonis, pasti yang bekerja tenang dan yang berusaha juga tenang,” ujarnya.

Dia tegaskanya, untuk para pengusaha agar mengerjakan karyawanya tidak lebih dari 7 jam kerja,apabila lebih dari itu harus dihitung lembur,serta harus terpenuhi dan diikutsertakan dalam BPJS, hak untuk cuti.

“Itu kewajiban pengusaha, pekerja juga harus sadar kewajibanya,jangan hanya menuntut hak saja,”tambahnya.

Diakuinya,pelanggaran-pelanggaran norma kerja di 2014 diselesaikan bipartif dan tritartif, karena masalah masih relatif kecil, dan bisa diselesaikan.

“Di manapun pasti ada permasalahan,mayoritas masalah adalah pemutusan kerja sepihak, tapi bisa diselesailkan,kita panggil kedua bela pihak,”tutupnya.

 

TEKS      : SRI PRADES

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *