Layang-layang Berpotensi Ganggu Jaringan Listrik

Ilustrasi

Ilustrasi

PAGARALAM – Arku atau layang-layang yang kerap dimainkan oleh anak-anak hingga remaja,  begitu berpotensi mengganggu jaringan listrik jika kerangka layang-layang  tersebut sampai menyangkut di tiang atau kabel listrik.

“Keberadaan kerangka layangan yang menyangkut dibeberapa kabel dan tiang milik PLN, berpotensi menurunkan keandalan pasokan listrik yang ada,” kata Manajer PLN Rayon Pagaralam, Ilyas, kemarin (11/12).

Menurutnya, keberadaan kerangka layang-layang apabila menyentuh hingga menyangkut di jaringan yang ada begitu berpotensi mengganggu keandalan pasokan listrik tegangan menengah. Ia mengatakan, adapun beberapa jaringan listrik yang banyak dipenuhi kerangka layangan seperti terlihat di seputaran Talang Jeruk, Suka Makmur Kecamatan Pagaralam Utara dan Simpang Tebat Baru Ilir, Indragiri hingga  Talang Jelatang Kecamatan Pagaralam Selatan.

“Apabila kerangka layangan atau benang gelasan mengenai jaringan listrik, dapat menyebabkan korsleting atau pemutusan arus yang dapat membahayakan baik para pemain layang- layang maupun orang lain yang melintas atau berdekatan dengan tempat dimaksud,” terangnya.

Selain itu lanjutnya, dampak lain yang dapat terjadi adalah pemadaman dengan areal yang sangat luas hingga mengakibatkan kerugian bagi para pelanggan listrik.

“Kalau diamati, selain anak-anak termasuk pula orang dewasa pun turut bermain layang-layang. Bahkan dengan bahan yang lebih berbahaya lagi, seperti alumimium foil yang menjadi penghantar listrik dan begitu efektif mengakibatkan hubungan arus pendek,” jelasnya.

Kendati demikian, diimbau kepada masyarakat di wilayah kerja PLN Rayon Pagaralam agar tidak bermain layang-layang di sekitar tiang atau gardu listrik. Karena hal itu dapat mengganggu keandalan pasokan listrik, bahkan membahayakan.

“Upaya mengantisipasi hal itu, kita terus intensifkan patroli ke seluruh wilayah kerja yang ada, sekaligus memantau pelanggaran yang dilakukan pelanggan baik pencurian aliran listrik ke rumah-rumah penduduk maupun penyaluran arus listrik yang dianggap menggangu lalu lintas,” ujarnya.

Ilyas mengharapkan agar masyarakat luas senantiasa berhati-hati dan turut prihatin adanya setiap pelanggaran atau hal-hal yang potensi mengakibatkan gangguan pasokan listrik termasuk bermain layang-layang.

“Mari bersama-sama mengawasi jaringan listrik dari kerangka layang-layang, termasuk pula melakukan penebangan sejumlah ranting pohon yang menyentuh jaringan yang ada,” harapnya.

TEKS      : ANTONI STEFEN

EDITOR      : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *