Jelang Natal dan Tahun Baru, Pengemis dan Anjal di Prediksi Meningkat

Ilustrasi Pengemis di Seputaran Masjid Agung Palembang | Foto : Bagus Kurniawan

Ilustrasi Pengemis di Seputaran Masjid Agung Palembang | Foto : Bagus Kurniawan

PALEMBANG – Menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2015, anjal dan gepeng diprediksi akan mengalami peningkatan dari hari biasanya. Oleh itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Palembang akan melakukan penertiban. Hal tersebut dilakukan agar kota Palembang aman, bersih, dan nyaman.

“Bukan hanya menjelang Natal atau tahun baru kami melakukan penertiban terhadap anjal, gepeng, anak punk dan yang lainnya, melainkan rutin kami lakukan setiap hari,” ungkap, Kepala Satpol PP Palembang, Tatang DK Direja, Kamis (11/12).

Kata Tatang, momen Natal dan tahun baru yang akan dilaksanakan kurang dari tiga pekan tersebut, dipastikan akan ramai oleh pengunjung. Baik dari kabupaten yang ada di Sumsel maupun dari luar seperti Jawa, Bandung dan lainnya.

“Tak terkecuali wisatawan mancanegara. Jangan sampai ada pengunjung yang merasa kecewa ketika liburan ke Palembang ini, dengan banyaknya orang yang meminta-minta dan lainnya,”katanya.

Tatang mengaku, banyak dampak negatif dengan maraknya anjal maupun gepeng tersebut. Misalnya, menimbulkan citra negatif pada suatu daerah.

“Mereka akan bertindak negatif apabila tidak diberi uang. Contohnya, pengemis atau anjal di lampu merah, jika tidak diberi uang, maka mereka akan merusak bodi mobil dengan cara menyayat dengan paku atau batu, nah prilaku buruk itu jangan sampai terjadi, kita harus tertibkan,”tegasnya.

Sebut Tatang, pihaknya melakukan penertiban tersebut hanya bertugas menjalankan Peraturan Daerah (Perda) dan untuk melakukan pembinaan di lakukan oleh dinas Sosial (Dinsos) Palembang.

“Kami hanya menertibkan saja, dan untuk pembinaan itu menjadi tugas Dinas Sosial,”katanya.

Sementara itu, Kepala Dinsos Palembang, Faizal AR mengatakan, pihaknya rutin melakukan razia. Bahkan, hampir setiap hari pihaknya menyisir kota Palembang ini.

“Mereka bukan hanya ditertibkan, melaikan pemkot juga membina mereka agar memiliki keterampilan,”katanya.

Sambung Faizal, sebenarnya angka gepeng dan anjal di Palembang berkurang drastis. Hal itu dikarenakan adanya Perda baru yang mengatur soal itu.

“Ya, tapi momen hari besar keagamaan harus diantisipasi juga. Apalagi sekarang ini sedang berlangsung Asean University Games, siang malam kami patroli untuk menertibkan mereka,” ujarnya.

 

TEKS    : ALAM TRIE MARSATA

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *