AUG 2014, Karate Sumbang 2 Emas untuk Indonesia

Cabang Olahraga Karate | Foto : Bagus Kurniawan

Cabang Olahraga Karate | Foto : Bagus Kurniawan

Palembang – Kontingen Indonesia Cabang Olahraga (cabor) Karate berhasil menggondol dua medali emas dari tujuh kelas yang diikuti pada hari pertama, ASEAN University Games (AUG) 2014 Palembang, di Gedung Serba Guna, Kamis (11/12).

Dua emas tersebut diperoleh dari nomor kata perorangan putri atas nama Sisilia Agustiani Ora dan kata beregu putra atas nama Andi Dasril Andi Tomy dan Aspar Sesasria.

Sisilia sendiri mengalahkan karateka asal Myanmar dengan skor telak 5-0. Begitupula dengan Andi Dasril Cs, dengan memperagakan kata Kururunfa di partai pamungkasnya.

Sementara Myanmar harus puas hanya meraih perak setelah wasit juri mengangkat lima bendera warna biru untuk Indonesia.

Sementara lima medali perak masing-masing disumbang dua dari kategori kata. Kata beregu putri (Aliftia, Andara, Galuh) dan kata perorangan putra atas nama Erlando Stevano. Untuk tiga perak lainnya dipersembahkan dari nomor kumite atas nama Lupita Farah (+68 kg), Yoyo Qosim (+84 kg), Vina Nur Jayanti (-68 kg).

Adity Putra Tama yang turun terakhir di kelas -84 kg gagal menembus final setelah dikalahkan karateka Thailand, Theerapat Kangtong (juara SEA Games 2013). Adity hanya bisa menyumbang perunggu usai membantai atlet Myanmar, Aung Myint Myat 8-0.

Usai pertandingan, pelatih kepala karate Indonesia, Mursalin mengungkapkan berterima kasih atas raihan yang diperoleh anak asuhnya.

“Kami tidak tahu jelas berapa menargetkan medali. Kami hanya meminta anak-anak agar bermain semaksimal mungkin untuk berikan yang terbaik,” tuturnya.

Lanjut Mursalin, sebenarnya tambahan medali emas bisa saja didapatkan dari kategori kumite putri +68 kg dan kumite perorangan putra +84 kg. Namun karena faktor non teknis membuat peluang itu gagal dicapai.

“Apapun hasil hari ini kami tetap bersyukur. Anak-anak sudah berbuat yang terbaik, inilah hasilnya. Alhamdulillah kami bisa sumbang dua emas, mudah-mudahan besok (hari ini-red) kami bisa ada tambahan emas lagi,” kata Mursalin, Kamis (11/12).

Sementara itu, Sisilia saat dibincangi merasa senang bisa menyumbang emas pertama buat Indonesia. “Pastinya senang ya, saya bisa membela nama negara dan berhasil menyumbangkan medali. Saya harap ini menjadi motivasi buat teman-teman yang belum bertanding,” kata Sisil yang tercatat sebagai mahasiswa Universitas Dr Soetomo Surabaya.

Rasa senang dan bangga pun terlihat pada sosok Andi Dasril setelah tim beregu sukses menambah perbendaharaan emas Indonesi. “Sangat senang sekali, karena ini ajang pertama saya di POM Asean. Dan saya bisa menyumbang emas buat Indonesia,” timpalnya.

Tim karate Indonesia masih akan melakoni sembilan kelas pertandingan di kategori kumite. Tujuh kelas kumite perorangan putra dan putri dan dua kelas kumite beregu putra dan putri.

 

Teks    : Iqbal

Editor    : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *