139 Pejabat Pemprov Sumsel Dimutasi

Adanya ketentuan baru dari Kemendagri RI, Pemerintah Provinsi memutasi 139 Pejabat.  | Foto ; Bagus Kurniawan KS

Adanya ketentuan baru dari Kemendagri RI, Pemerintah Provinsi memutasi 139 Pejabat. | Foto ; Bagus Kurniawan KS

PALEMBANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) kembali melalukan perombakan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan pemerintahannya. Hal itu dilakukan bukan karena PNS tidak memiliki kemampuan atau tidak profesional kerja, namun karena ada ketentuan baru dari Kemendagri RI.

Sekertaris Daerah (Sekda) Sumatera Selatan, Mukti Sulaiman menuturkan, adanya mutasi jabatan bagi PNS di lingkungan Pemprov Sumsel adalah hal biasa dalam struktur pemerintahan.

“Ini dilakukan bukan karena tidak profesionalnya kerja PNS tersebut. Melainkan, serta merta untuk pengkayaan terhadap pengetahuan dan wawasan agar berkembang lagi pada posisinya yang baru,” ujarnya.

Dalam agenda tersebut ada sebanyak 139 yang dimutasi yakni dari eselon III sebanyak 35 orang dan eselon IV sebanyak 104 orang. Sehingga total PNS yang dimutasi adalah sejumlah 139 orang. Mutasi itu dilaksanakan kepada para PNS yang sudah bekerja di satu jabatan dengan jangka sekitar lima tahun. Dia menuturkan, mutasi tersebut ditujukan agar para pejabat yang tercantum didalamnya bisa mendapat penyegaran dan menghilangkan kejenuhan.

Dengan demikian kinerjanya dapat lebih baik lagi, serta tidak menutup kemungkinan dapat dipromosikan pada jabatan yang lebih tinggi.

“Dituntut komitmen yang tinggi untuk melaksanakan tugas sebaik-baiknya, juga yang terutama setia dan taat pada negara,” urainya.

Sebenarnya, kata Mukti, ada sebanyak 87 orang PNS saja yang dipindahtugaskan. Namun karena ada beberapa bagian yang terpengaruh akibatnya, perombakan mutasi jabatan di lingkungan Pemda tersebut juga harus dilakukan.

“Yang kena hanya 97 orang. Namun akibat pengalihan jabatan, jadi ada yang berpengaruh, bahkan ada juga yang baru dipindahkan harus dipindahkan kembali,” kata dia.

Jelasnya, perombakan tersebut karena memang sudah diniatkan Gubernur Sumsel. Diakuinya, dengan adanya mutasi jabatan itu diharapkan PNS lebih mampu dan mempunyai kapasitas dalam aparatur sipil negara.

“Semoga yang dilantik dengan posisi baru ini tidak kecewa dan berbesar hati, tunjukkan disiplin kerja dan kemampuan,” tambahnya.

Jika saja, kata dia, selama berada di eselon III terus normatif, dipastikan PNS itu tidak membuat huru-hara, seperti buat surat kaleng, dan sebagainya maka bisa naik jabatan dengan sendirinya.

“Asal kita tidak kepedean (percaya diri). Harus mampu mengukur kemampuan dan loyalitas diri. Yang akan menaikkan jabatan kita adalah diri kita sendiri. Bukan orang lain. Bahkan saya membuktikan, ada banyak presure dari keluarga untuk minta dinaikkan jabatan, namun saya menolak,” kata dia.

Ia memberikan himbauan kepada PNS yang sedikit mencengangkan, yakni meminta agar PNS yang pindah tugas tidak takut atau kecil hati. Seperti jika sebelumnya di Dispenda dan pindah ke bagian lain.

“Jangan takut pindah tugas. Rezeki juga ada di tempat lainnya, bukan hanya di tempat kita bertugas sementara saja,” kata dia.

Diakui Kepala BKD Sumsel Muzakir menuturkan, selain mutasi jabatan saat ini, namun kedepan akan kembali dilakukan hal yang sama. Pada Desember 2014 ini atau awal Januari 2015, ada juga pelantikan eselon III dan IV di lingkungan Pemprov Sumsel.

“Jadi rencananya akan ada sampai 30 orang PNS yang akan dimutasikan. Dan alasannya tetap sama guna menghilangkan rasa jenuh terhadap pekerjaan yang diembannya selama ini,” pungkasnya.

 

TEKS       : IMAM MAHFUZ
EDITOR     : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *