Rasio Tenaga Dosen FKIP Masih Kurang

PALEMBANG – Kurangnya jumlah tenaga pengajar di Indonesia ternyata membuat pemerintah pusat menuntut Perguruan Tinggi Negeri (PTN) agar semakin banyak mencetak tenaga kerja yang berkompeten. Salah satunya di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP).

Namun ternyata, tuntutan tersebut tidak sesuai dengan rasio tenaga pengajar yang timpang dengan jumlah mahasiswa di PTN.

Seperti di Universitas Sriwijaya (Unsri), Rasio dosen dan mahasiswa untuk jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) bisa mencapai 1 : 50.

Pembantu Rektor (PR) I Unsri, Anis Saggaf, mengatakan, jumlah guru memang kurang karena rasio dosen dan mahasiswqa tidak sama. Ini juga disebabkan dari pendanaan ke PTN yang kurang memadai.

“Konsep bisa mencetak tenaga pengajar itu bisa dipenuhi, asalkan cetakannya disiapkan. Tapi pendanaan selama ini tidak seimbang. PTN disuruh agar APK tinggi, namun dana tidak ada. Sehingga kita hanya bisa menyediakan rasionya 1:50 dan menyebabkan hasil produknya merosot,” katanya kepada Kabar Sumatera, kemarin.

lanjutnya, rasio di jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sudah ideal yaitu 1:20. Namun untuk rasio IPS sekitaran 1:30 dan 1:50. Walau pun PTN bisa mencetak tenaga pengajar berkualitas dengan rasio IPS 1:50, maka akan menjadi sebuah kebanggaan.

Namun untuk merealisasikannya akan sangat sulit, karena rasio tersebut menunjukkan kekurangan tenaga pengajar ditengah tingginya minat masyarakat untuk mengenyam pendidikan di FKIP.

“Kalau dari cetakan FKIP, jumlah dosen kekurangan terus, namun kita ditekan terus dengan jumlah dosen terbatas. Itu masih kurang,” lanjutnya.

Lain halnya dengan yang dikatakan Sarwani Ahmad, Rektor Universitas PGRI Palembang, bahwa rasio tenaga pengajar yang ada di PGRI sudah pas.

“Ya, kalau untuk di Universitas PGRI rasio untuk tenaga pengajar nya sudah pas, dengan perbandingan  IPA 1 :30 dan untuk IPS 1:40,” singkatnya.

 

TEKS   : Yuni Daniati

Editor   : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *