Bupati OI Raih Penghargaan Peduli HAM

Bupati OI, Ir H. Mawardi Yahya saat menerima penghargaan dari Menkumham RI, Yasonna Hamonangan Laoly. | Dok KS

Bupati OI, Ir H. Mawardi Yahya saat menerima penghargaan dari Menkumham RI, Yasonna Hamonangan Laoly. | Dok KS

INDRALAYA – Atas kepedulian serta berperan aktif dalam menyelesaikan permasalahan sosial, Bupati Ogan Ilir (OI), Ir. H. Mawardi Yahya menerima penghargaan peduli Hak Asasi Manusia (HAM), dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), RI.

Penyerahan piagam langsung diberikan oleh Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly di Gedung Kemenkumham Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (10/12), kemarin.

Di Sumatera Selatan, ada dua kabupaten yang menerima penghargaan tersebut yakni Kabupaten Ogan Ilir dan Kabupaten Muaraenim.

Kabag Hukum dan Ham Pemkab OI, Ardha Munir, melalui sambungan telepon mengatakan, penghargaan tersebut diberikan lantaran Bupati OI secara aktif terus menerus menggalakkan pendidikan, meningkatkan fasilitas pendidikan mulai SD-SMA.

“Selain itu dibidang kesehatan yakni memenuhi fasilitas kesehatan mulai dari Pustu, Puskesmas hinngga Rumah Sakit,” tuturnya.

Dibidang infrastruktur, bupati juga aktif dalam pemenuhan dan perbaikan infrastruktur jalan, jembatan, lampu jalan, pemenuhan kebutuhan listrik.

“Dan terpenting ialah upaya untuk penyelesaian persoalan yang terjadi di masyarakat seperti konflik lahan atau hal lain yang berhubungan dengan persoalan manusia. Bupati baru pertama kali mendapat penghargaan tersebut,” ungkapnya.

Lanjutnya, dengan upaya secara aktif memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, bupati mendapatkan penghargaan peduli HAM.

“Kita kan selalu report apa yang dilakukan ke Menkumham, ada tim yang ke OI tapi kami tidak pernah bertemu. Tahu-tahu mendapatkan informasi meraih piagam HAM. Kita bersyukur,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati OI H. Mawardi Yahya yang juga sebagai Pembina HAM OI, mengaku bersyukur atas penghargaan yang diraih

“Alhamdulillah ini bukti OI sudah maju dan dapat bersaing dengan kabupaten kota se Indonesia. Tidak ada lagi desa tertinggal, akses jalan terbuka, sekolah rumah sakit ada dan fasilitas dasar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” katanya.

Iapun berharap penghargaan yang diraih dapat menjadi cambuk makin meningkatkan kesejahteraan, kemakmuran  dan perlindungan HAM kepada masyarakat.

Teks : Junaedi Abdillah

Editor : Rinaldi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *