Atribut AUG 2014 Sepi Pembeli

Penjual Atribut AUG 2014 di Komlplek Jakabaring Sport City Palembang. | Dok KS

Penjual Atribut AUG 2014 di Komlplek Jakabaring Sport City Palembang. | Dok KS

PALEMBANG – Walaupun hari ini baru dilaksanakan acara pembukan Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) Asean atau Asean University Game (AUG) , namun beberapa cabang olahraga sudah dipertandingkan sejak 7 Desember lalu. Seperti biasanya setiap ada iven olahraga digelar di Jakabaring Sport City (JSC) maka akan ramai yang menjual atribut dari iven tersebut, namun berbeda pada POM sekarang, dari pantauan Harian Umum Kabar Sumatera, Rabu (10/12), tampak sepih penjual atribut POM.

Lila, pedagang baju yang biasa berlangganan menjual atribut iven olahraga di kawasan Jakabaring mengatakan, saat ini belum berani memesan baju atribut AUG, dikarenakan beberapa hari ini masih kurang penonton yang hadir di GSJ, sehingga baju yang disediakan pun sedikit.

“Sampai hari ini masih kurang yang nyari atribut AUG, karena pengunjung emang sepi, jadi kami masih banyak menjual baju yang bertuliskan Palembang saja,” ungkapnya.

Berbeda dengan iven olahraga sebelumnya, lila mengungkapkan, jauh sebelum iven olahraga digelar biasanya sudah banyak yang memesan baik itu baju, jaket, maupu shal, akan tetapi pada iven kali ini lila mengalami penurunan pembeli.

Ia menambahkan, sekarang dia hanya mebuat baju yang bertuliskan Asian University Game hanya sedikit, untuk menghindari dari kerugian.

“Kami punya stopk sediki, takut nanti gak laku, apa lagi udah beberapa hari ini sangat sedikit yang mau beli,”ungkapnya.

Selain karena sedikit penjual baju di kawasan GSJ, ia mengungkapkan biaya untuk berjualan di GSJ juga terbilang mahal, untuk 10 hari saja, penjual harus membayar hingga Rp 4 juta.

“Biasanya banyak yang dari luar daerah yang ikut jualan di sini, tapi mungkin takut jualannya tidak laku, di tambah biaya masuk sangat mahal,” ujarnya.

Tambahnya lagi, pada iven AUG kali ini lila hanya menyediakan atribut dengan jenis baju kaos, baju kemeja, dan Jaket, dengan harga yang bervariatif mulai harga Rp 30 ribu hingga Rp 80 ribu.

“Kami hanya jualan baju dan jaket untuk iven ini, kalau baju harga sekitar Rp 30 ribu hingga Rp 35 ribu, dan untuk jaket itu mulai dari Rp 75 ribu hingga Rp 80 ribu,” ungkapnya.

 

TEKS    : ANDI HARYADI

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *