2.986 Keluarga Sangat Miskin Habiskan Dana Rp 1,2 Miliar

LUBUKLINGGA – Program yang dinanti-nantikan kalangan Keluarga Sangat Miskin (KSM) atau masyarakat ekonomi sangat rendah akhirnya bisa juga mereka dapatkan mulai Rabu (10/12) dana bantuan Program Keluarga Harapan dikucurkan Kemensos melalui Dinas Sosial Lubuklinggau bekerjasama dengan Kantor POS Lubuklinggau.

Penyerahan bantuan dana PKH tersebut di launching dan diserahkan simbolis kepada perwakilan penerima manfaat Wakil Wali Kota Lubuklinggau H Sulaiman Kohar di Balai Kota Lubuklinggau, Rabu (10/12) pukul 12.00 WIB.

Kepala Dinas Sosial Lubuklinggau H Abdullah Matcik menyampaikan, dalam rangka percepatan pengentasan kemiskinan di Indonesia khususnya Kota Lubuklinggau. Data awal KSM sebanyak 3.905 KK, namun usai divalidasi sebanyak 17 orang pendamping PKH, maka berkurang 2.986 KSM. Dengan penyaluran di Kecamatan Lubuklinggau Barat I 503 KSM,Lubuklinggau Barat II 366 KSM Lubuklinggau Selatan I 349 Lubuklinggau Selatan II 274 Lubuklinggau Timur I 177 Lubuklinggau Timur II 538 Lubuklinggau Utara I 289. Dan, Lubuklinggau Utara II 400 dengan total dana Rp 1,2 Milyar pada penyaluran tahap empat, untuk 2015 belum dipastikan karena akan ada verifikasi dan pemutakhiran data kembali.

Kepala Bidang Bantuan Sosial Dinas Sosial Sumsel, Sumarwan menerangkan, bahwa Dinsos Sumsel sejak 2011 sudah mengajak Dinsos Lubuklinggau dimana saat itu masih kepala dinas sosial Lubuklinggau dizaman walikota H Riduan Effendi untuk jemput bola program bantuan tersebut,namun baru dimasa kepemimpinan Dinsos Lubuklinggau H Mustopa Yusuf pada 2013 dilakukan.

“Ada juga Indra Syafei yang melakukan jemput bola dengan Mustopa kemudian sekarang dilanjutkan oleh Kadinsos H Abdullah Matjik,”kata dia.

Jelasnya, Sumatera Selatan total penerimaan kucuran dana PKH Rp 280 hingga Rp 300 miliar pertahun terbagi untuk Kota Lubuklinggau, OKU, Muaraenim, dan kota/kabupaten lainnya. Uang ini langsung ke rekening penerima manfaat, artinya Dinas Sosial hanya mendengar ceritanya saja.

Wakil Wali Kota H Sulaiman Kohar berharap dengan adanya bantuan dana PKH ini bisa mengentaskan kemiskinan di Kota Lubuklinggau dan tentunya dapat memberikan manfaat besar bagi para KSM.

“Tentu ada syarat yang harus dipenuhi oleh para penerima, di antaranya menyekolahkan anaknya. Artinya melalui program ini bisa membantu masyarakat miskin untuk terus menyekolahkan anak-anaknya dan memeriksa kesehatanya,” kata H Sulaiman Kohar seraya berkata kedepan warga miskin di Lubuklinggau dapat berkurang bukan sebaliknya bertambah dengan adanya program ini.

Soal dana sharing untuk membantu operasional pendamping, Sulaiman Kohar mengaku akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengalokasikan anggaranya.

 

TEKS      : SRI PRADES

EDITOR     : RINALDI SYAHRIL

 

 

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *