Roy Marten Tewas tertembak

Ilustrasi | Ist

Ilustrasi | Ist

MURATARA – Roy Marten (25), warga Desa Bumi Makmur Kecamatan Nibung Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) tewas ditembak Timsus Satreskrim Polres Mura dengan satu tembakan yang bersarang didada atas sebelah kiri saat penangkapan di Simpang Jalan Nibung, sekitar pukul 20.00 WIB, Senin (8/12).

Tersangka kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) merupakan daftar pencarian orang (DPO) sejak dua tahun terakhir dan dikenal licin dalam melakukan aksinya. Dalam catatan Polisi sudah 5 kali menjalankan aksinya berdasar LP diantaranya LP 57/9/2013/ sumsel/res mura/sek Nibung bersama dengan 4 rekannya yang mana satu telah ditangkap dan menjalani vonis pengadilan, satu tewas yakni tersangka sedangkan lainnya diburu.

“Penangkapan tersangka atas informasi masyarakat yang mengetahui keberadaan tersangka. Berkat informasi itu kita turun menindaklanjuti,” kata Kapolres Mura, AKBP Murhadi Handayani melalui Kasatreskrim, AKP Teddy Ardian.

Menurutnya, awal penangkapan terhadap tersangka saat itu tersangka bersepeda motor dibonceng dengan seorang temannya disimpang jalan Nibung. Ketika laju sepeda motor yang dikendarai hendak dihentikan oleh Polisi, justru motor tersebut melaju kencang dan menabrak anggota dilapangan hingga tersangka terjatuh sedangkan rekannya melarikan diri.

“Kemudian tersangka saat itu mengeluarkan senpi miliknya dan menembak satu kali ke arah anggota. Karena membahayakan tersangka dilumpuhkan yang selanjutnya dibawa ke RS Siti Aisyah Lubuklinggau, namun nyawanya tak tertolong lagi,” katanya.

Teddy menambahkan, tersangka dalam beraksi sering mengincar motor korban dan melakukan pencegatan ketika melintas dijalinsum sepanjang wilayah Kecamatan Rawas Ulu dan Nibung, Kabupaten Muratara. Bahkan aksi tersangka bersama komplotannya itu cukup sadis lantaran tak segan-segan melukai dan membunuh korbannya jika melawan.

“Dari tersangka kita amankan barang bukti (BB) satu pucuk senjata api rakitan (Senpira) beserta 4 amunisi, satu diantaranya selongsong peluru yang sempat ditembakan tersangka ke arah anggota ketika hendak ditembak,” ujarnya.

Teddy juga menjelaskan, pihaknya tidak akan mentolerir atas aksi kejahatan curas diwilayah hukumnya. Bahkan pihaknya akan mengambil langkah tegas sesuai prosedur terhadap para pelaku curas, khususnya yang meresahkan disepanjang akses jalinsum wilayah Kabupaten Muratara.

TEKS:SRI PRADES
EDITOR:RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *