Operasi Zebra 2014, Ada 500 Pelanggaran di Pagaralam

PAGARALAM – Upaya menitikberatkan pada kelengkapan berkendaraan, Satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Kota Pagaralam menggelar Operasi Zebra 2014 di Simpang Empat Pasar Dempo Permai, Selasa (9/12).

Razia hari terakhir itu dilaksanakan, dititikberatkan pada kelengkapan berkendara, seperti penggunaan helm, spion, kelengkapan surat kendaraan seperti SIM dan STNK.

Kapolresta Pagaralam AKBP Saut P Sinaga melalui Kasat Lantas AKP Herry Widodo mengatakan, dengan berakhirnya operasi Zebra 2014, diharapkan kepada pengguna jalan agar dapat meningkatkan kesadarannya dalam berlalu lintas. Mengingat pelaksanaan razia hingga hari terakhir, masih banyak pelanggaran yang dilakukan pengguna jalan.

“Dihimbau agar masyarakat pengguna jalan untuk lebih meningkatkan kesadarannya dalam berlalu lintas. Jangan hanya taat ketika ada operasi saja,” harapnya.

Untuk pelanggaran yang terjadi selama Operasi Zebra kali ini lanjutnya, cukup besar mencapai hingga 500 pelanggaran. Ratusan pelanggar terjadi, terutama bagi penggendara kendaraan jenis motor yang paling banyak melakukan pelanggaran atau sekitar 80 persen pelanggaran.

“Pengendara sepeda motor paling banyak melakukan pelanggaran pada Operasi Zebra 2014 ini, terutama tidak memakai helm dan tidak menghidupkan lampu depan (light on),” terangnya.

Selain itu sambung Herry, angkutan umum seperti angkot dan angkutan barang pun banyak melakukan pelanggaran, terutama parkir sembarangan dan melawan arus.

“Pengemudi mobil termasuk mobil pribadi banyak yang tidak mengenakan sabuk pengaman,” jelasnya seraya berujar, untuk penindakan kali ini, para pelanggar tidak disidang di tempat melainkan kena tilang dan harus menyelesaikan adminstrasinya di Pengadilan Negeri (PN) Kota Pagaralam.

 

TEKS:ANTONI STEFEN
EDITOR:RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *