Hadapi Pilkada Mendatang, PKB Buat Tim Lima

Ketua DPW PKB Sumsel, Ramlan Holdan | Dok KS

Ketua DPW PKB Sumsel, Ramlan Holdan | Dok KS

PALEMBANG  – Meski belum adanya kejelasan terhadap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) apakah akan dipilih secara langsung atau melalui DPRD, namun Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumsel telah menyiapkan strategi dengan membentuk tim yang dinamai Tim Lima.

 

Hal tersebut dilakukan guna dapat mendulang dukungan terhadap calon yang akan diusung serta dengan tegas tidak memungut biaya bagi calon yang akan menggunakan “perahu partai” untuk maju pada Pilkada nanti.

 

Diketahui, pada tahun 2015 mendatang ada terdapat tujuh kabupaten/kota di Sumsel yang akan melaksanakan Pilkada dan direncanakan secara serentak oleh pihak penyelenggara Pemilu.

 

Ketua DPW PKB Sumsel, Ramlan Holdan, mengatakan, pihaknya telah menyiapkan diri guna menghadapi Pilkada ditujuh kabupaten/kota tersebut.

 

Lanjutnya, hal Ini dibuktikan dengan membuat Tim Lima sambil menunggu keputusan apakah Pilkada dilaksanakan secara langsung atau dipilih DPRD.

 

“Ya, kami telah membentuk tim itu sebagai ancang ancang, terlepas dari putusan apakah Pilkada dipilih secara langsung atau hanya melalui DPRD saja, terlebih ada terdapat orang internal yang akan maju di Pilkada tersebut,” ujarnya, Selasa (9/12).

 

Dilanjutkan Ramlan, Tim Lima itu sendiri nantinya yang akan menentukan siapa yang akan didukung oleh PKB baik dari kalangan internal ataupun kalangan luar partai, serta akan bertugas memonitor, mengevaluasi dan berkoordinasi dangan cabang cabang yang ada.

 

“Tim lima untuk menseleksi setiap calon baik dari internal maupun dari eksternal. Sejauh ini sudah ada bakal calon yang merapat. Untuk langkah awal akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan tim lima. Setelah itu akan digodok guna membahas apakah akan diusung atau tidak,” ungkap dia.

 

Saat disinggung mengenai ada biaya jika ingin merapat ke PKB, Ramlan dengan tegas mengatakan, tidak ada biaya sama sekali. Dan itu juga tergantung dari keputusan tim lima itu.

 

“Jika buat kepentingan bakal calon itu demi kemenangannya, pasti ada, supaya bisa didukung. Tapi, itu bukan untuk disetor ke partai,” pungkas Ramlan.

 

Teks    : ARDHY FITRIANSYAH

Editor    : Junaedi Abdillah

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *