Tes Lanjutan CPNS, BKN dan Pemkot Lubuklinggau Beda Persepsi

Ilustrasi CPNS | Dok KS

Ilustrasi CPNS | Dok KS

LUBUKLINGGAU – Terhitung Senin (8/12) Pemerintah Kota Lubuklinggau mulai menggelar tes lanjutan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2014.Tahapan pertama adalah psikotes dan kemudian ketiga tes wawancara.

Peserta yang dinyatakan lolos passing grade sebanyak 422 orang merebutkan formasi 175 tahun 2014. Dalam hal ini ketentuan jumlah peserta yang mengikuti tes lanjutan yakni psikotes dan wawancara, Pemerintah Kota Lubuklinggau beda persepsi dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Regional VII Sumatera Selatan.

Koordinator BKN Region Sumsel, Farel Simamarta kepada Kabar Sumatera menegaskan bahwa jumlah maksimal yang diperbolehkan mengikuti tes lanjutan seperti wawancara dan psikotes hanya dua kali lipat dari jumlah formasi dibidang yang dibuka.

“Misal, bidang A formasinya ada 10, artinya maksimal yang boleh ikut tes lanjutan hanya 20 orang, itupun datanya dari Paselnas Kemenpan bukan pemerintah daerah,” kata Farel.

Jelasnya, secara peraturan Kementrian memang memperbolehkan pemerintah daerah untuk melakukan tes lanjutan,dengan catatan peserta yang ikut hanya dua kali lipat dari formasi masing-masing bidang. Namun Pemerintah Kota Lubuklinggau melaksanakan tes lanjutan dengan peserta sebanyak 422 dengan formasi 175.

Berbeda dengan sekretaris daerah (Sekda) Kota Lubuklinggau, H Parigan Syahrin kepada wartawan mengatakan bahwa jumlah peserta tes lanjutan CPNS boleh 2 kali lipat dari peserta yang lolos passinggrade,bukan berpatokan dengan jumlah formasi perbidang. Sekda menclaim bahwa data peserta 422 tersebut berasal dari Paselnas Kemenpan RB.

“Tidak seperti itu, peserta ini datanya dari Paselnas, dua kali lipat itu diperbolehkan dua kali lipat dari yang lolos passing grade,jadi bukan formasi bukan, yang lolos passing grade minimal 2 kali lipat,” tegas Sekda.

Ia berkata, pelaksanaan tes psikologi kemarin mencakupi tes kecepatan, kecermatan, ketelitian, ketahanan mental, dan selanjutnya mulai 9 Desember akan dilanjutkan tes wawancara. Sekda mengharapkan segala proses penyeleksian dan pengumuman kelulusan calon pegawai ini dapat selesai diakhir 2014.

Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe, saat diwawancarai menyampaikan kehadiranya dilokasi tes untuk memantau segala tahapan yang dilakukan.

“Hanya memantau saja apakah sudah berjalan sesuai instruksi,ternyata sudah sesuai, dan untuk psikotes ini ada tim dari Unsri Palembang,” tutupnya.

 

TEKS    : SRI PRADES

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *